Kamis, 4 Juni 2026

Waspada, Kepri Pintu Masuk Narkoba Terbesar Ketiga di Indonesia

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Waspada! Provinsi Kepri adalah pintu masuk narkoba terbesar ketiga di Indonesia. Karenanya, seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Kepri wajib meneken perjanjian kinerja. Dan, pakta integritas antinarkoba.

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepulauan Riau Arif Fadillah, penandatanganan itu sebagai wujud dukungan. Untuk mendukung kebijakan dan program pembangunan pemerintah di Kepri.

Tujuannya, adalah untuk memacu kinerja semua pegawai. Sekaligus, menghindarkan pegawai dari bahaya narkoba.


“Kita harus satu visi dan satu konsep agar pembangunan ke depan lebih baik,” kata Arif di acara penandatanganan pakta integeritas antinarkoba, Senin (13/1/2020) di Dompak, Tanjungpinang.

ASN, ujar Arif, adalah mesin yang menggerakkan jalannya pemerintahan. Mesin itu perlu aparatur yang sehat jasmani dan jernih pikiran.

Hal yang bisa peroleh jika menjauhi narkoba. Dengan jauh dengan narkoba kinerja kita akan lebih baik.

Menurut, Arif, Provinsi Kepri saat ini adalah basis terbesar ketiga untuk pintu masuk dan penyebaran narkoba. Karenanya, dia memperingatkan pegawai. Waspada!

Agar, setiap pegawai tidak terlibat secara langsung maupun tidak langsung dengan narkoba. Juga ikut melindungi saudara, teman dan keluarga.

Agar tidak mengonsumsi narkoba yang sifatnya merusak dan tentunya sangat merugikan.

“ASN jangan sampai terlibat. Karena, kalau terlibat maka akan dipecat secara langsung tidak dengan hormat.

Bahkan walaupun sudah direhabilitasi tidak akan diterima lagi sebagai ASN. Makanya sangat rugi sekali jika terlibat barang haram tersebut,” tegas Arif.

Terkait kinerja, Arif mengingatkan kepada semua pegawai, untuk mempelajari dan memahami aturan serta ketentuan yang berlaku.

Setiap ASN dituntut setiap saat, untuk terus meningkatkan kinerjanya yang akan dipantau melalui aplikasi SIMANJA.

“Kepada semua kepala OPD agar terus memantau kinerja para eselon dan stafnya dalam melaksanakan setiap pekerjaan. Saya harap kinerja secara keseluruhan dari Pemprov Kepri semakin membaik.

Agar penilaian LAKIP dari Kemenpan RB pada tahun lalu yang nilainya BB, bisa mencapai nilai A pada tahun ini,” tegasnya.

Itu sebabnya, semua pegawai di lingkungan Pemprov Kepri diminta satu visi dan satu konsep. Selain tetap waspada. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa