Kamis, 4 Juni 2026

Provinsi Kepri, Riau, Johor dan Malaka Bekerja Sama untuk Kekuatan Ekonomi

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Plt.Gubernur Kepri, H.Isdianto berharap pertemuan teknis empat pemerintahan dalam bentuk Kelompok Kerja/Jawatan Kuasa Kerja Sosial – Ekonomi Malaysia – Indonesia bisa makin mengerucut menjadi kesepakatan nyata untuk menghasilkan empat kekuataan ekonomi, kekuatan pertahanan dan kekuatan sosial budaya.

Harapan itu disampaikan Isdianto dalam sambutannya yang dibacakan Asisten 2 Ekonomi Pembangunan Setda Pemprov Kepri, H. Syamsul Bahrum dalam acara Pertemuan Tim Teknis dan Persidangan ke-18, Tingkat Kepulauan Riau/Riau-Peringkat Negeri Johor/Malaka Tahun 2019, Senin (2/9/2019) di Hotel Ibis, Batam.

Isdianto menyebutkan, hubungan suatu bangsa hanya dibagi dua, yakni persaingan atau kerjasama.


Dan Indonesia dengan Malaysia memilih bekerja sama, mulai dari bidang Ekonomi, perdagangan, pertahanan, sosial dan budaya. Kekuatan ini akan menjadi kekuatan baru di dunia.

“Pada hari ini bertemu empat pemerintahan, yakni Provinsi Kepri, Provinsi Riau, Johor, dan Malaka.

Pertemuan ini untuk membangun kerjasama antar keempat pemerintahan untum menjadi empat kekuatan ekonomi yang berbasis di dua negara, Indonesia & Malaysia. Kerjasama Pertahanan/kemanan, Enonomi/perdagangan, dan sosial budaya. Kami berharap dengan kerjasama ini kedua negara bisa bahu-membahu dalam memajukan bidang-bidang yang menjadi sasaran utama,” ujar Isdianto.

Isdianto melanjutkan bahwa suatu bangsa tanpa perbatasan adalah bukan suatu bangsa. Maka itu, bagi Privinsi Kepri, membangun Pos perbatasan dengan Malaysia menjadi hal utama. Dan pembangunan Pos perbatasan yang sama diharapkan menjadi prioritas juga bagi Malaysia sehingga semakin memudahkan dalam membangun kekuatan pertahanan/keamanan, ekonomi/perdagangan dan sosial budaya.

Ketua Kelompok Kerja Sosekda Malindo Provinsi Kepri, H. Naharuddin mengungkapkan, dalam 18 kali pertemuan yang telah dilaksanakan, sudah banyak dibicarakan dan disepakti beberapa hal, baik di bidang perbatasan pertahanan keamanan, ekonomi perdagangan dan sosial budaya.

Demikian juga dalam bidang keselamatan dan pengurusan sempadan/perbatasan. Berharap bersama-sama bisa menjalankan program kerja yang telah disepakati bersama dengan semangat kebersamaan sehingga pertemuan ke-18 ini semakin menghasilkan kerja nyata dan bermanfaat bagi masing-masing daerah.

“Kami berharap pertemuan sosek Malindo ini kedepannya akan terus semakin banyak menghasilkan kerjasama di berbagai bidang, khususnya bidang sosial budaya, ekonomi perdagangan, perhubungan serta bidang keselamatan, keamanan dan pengurusan sempadan/perbatasan.

Kami juga berharap pertemuan ini tidak sebatas pertemuan saja tetapi bisa direalisasikan secara nyata dan bersentuhan langsung ke masyarakat sesuai dengan tujuan kita bersama, yakni menjadikan masyarakat perbatasan sejahtera,” harap Naharuddin.

Baca Juga:

Pesan Plt Gubkepri di Pelantikan DPRD Baru Bintan

Revisi Jalur Baru One Way di Kota Tanjungpinang, Berlaku dari Pukul 06.00 – 09.00 WIB

Dua Sopir Bus Sekolah di Bintan “Tersandung” Narkoba 119,2 Kg

Ketua Jawatan Kuasa Kerja Sosek Malindo, Malaka, Datok Sahla Binti Shaleh mengungkapkan bahwa hubungan Malaka – Indonesia sudah berlangsung ribuan tahun lalu. Pertemuan saat ini untuk bersilahturrahmi dan semakin memperkuat komitmen untuk bekerjasama dalam.bidang-bidang yang telah dibicarakan, yakni bidang keamanan, perbatasan, perhubungan, ekonomi/perdagangan, sempadan/perbatasan dan keselamatan kerja.

“Selain bidang soaial budaya, ekonomi perdagangan perhubungan sepadan dan keselamatan, kami berharap kerjasama ini juga sebagai promosi produk-produk unggulan daerah masing-masing,” ujar Sahlah.

Sahlah juga menekankan bahwa delegasi ini menjadi penanggungjawab untuk keberlangsungan hubungan antar negara tersebut.

Pada kesempatan itu juga hadir Ketua Kelompok Kerja Sosek Malindo Provinsi Riau M.Firdaus, Ketua Jawatan Kuasa Kerja Sosek Malindo Negeri Johor Datok H. Badrul Hisham Bin Kasim beserta delegasi sosek Malindo kedua negara. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa