Jumat, 5 Juni 2026

Bekraf Fasilitasi Sertifikasi Profesi Batik di Tanjungpinang

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul berharap
sertifikasi profesi batik yang difasilitasi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Kementerian Pariwisata bisa mengembangkan potensi ekonomi kreatif.

Hal ini disampaikan Syahrul saat memberikan sambutan pada kegiatan fasilitasi sertifikasi profesi batik yang diselenggarakan di CK Hotel Tanjungpinang, Kamis (13/6) siang.

“Kegiatan ini sebagai upaya sinkronisasi program dan kegiatan serta menjalin kerja sama antar pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Perlu diapresiasi untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif,” kata Syahrul, dilansir dari tanjungpinangkota.go.id.


Pemerintah Kota Tanjungpinang, tambahnya, telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Seperti penyediaan sarana prasarana seperti rumah workshop, klinik bisnis, galeri souvenir, serta pelatihan-pelatihan dan bimtek.

Kegiatan ini melibatkan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepri serta pemberian insentif bagi 120 pelaku usaha untuk mendaftarkan hak merek dan karya ciptanya..

Mantan wakil wali kota Tanjungpinang ini berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri dan Badan Ekonomi Kreatif, melalui Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual yang ikut mendukung dan memberikan kontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif Kota Tanjungpinang.

Dr Sabartua Tampubolon selaku Direktur Harmonisasi Regulasi Standardisasi Bekraf menyebut pelaku ekonomi kreatif penting untuk didukung dan diberi semangat dalam meningkatkan kreativitas di dalam membatik.

Sementara Ari Juliano Gema, Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Bekraf menjelaskan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) adalah lembaga pemerintah yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif.

Bekraf mempunyai tugas membantu presiden RI Dalam merumuskan, menetapkan, mengkoordinasikan dan sinkronisasi, kebijakan ekonomi kreatif.

Peserta kegiatan ini 100 orang, dari berbagai daerah seperti Malang, Masiun, Jakarta dan kabupaten atau kota di Kepri sendiri.

Acara kegiatan fasilitasi sertifikasi profesi Batik ini turut dihadiri, Budi Triwinanta, Kepala Sub Direktorat Standardisasi dan Sertifikasi Bekraf, Mariaman Purba, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik, Rodiah Syamwil yang mewakili Lembaga Sertifikasi Profesi Batik, Drs. Boeralimar, M.M, Kadis Pariwisata Provinsi Kepri, H. Irwan, S.Sos, M.M, Asisten 2 Pemerintah Kota Tanjungpinang, Surjadi, MT, Kadisbudpar Kota Tanjungpinang, dan Kepala OPD terkait se-Kota Tanjungpinang. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Sertifikasi Halal Jadi Standar Daya Saing Produk Daerah, Wali Kota Tanjungpinang Dorong Pelaku Usaha Siap Hadapi Wajib Halal 2026

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyerahkan sertifikat halal secara simbolis kepada pelaku usaha saat Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 di Gedung Dekranasda Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Kamis (4/6/2026). Foto - Diskominfo Tanjungpinang.

Korupsi Kredit Mikro BRI Tanjungpinang Rugikan Negara Rp4,07 Miliar, Kejati Kepri Tetapkan Tersangka Kelima

Aspidsus Kejati Kepri Ismail Fahmi memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers di Kantor Kejati Kepri, Tanjungpinang, Rabu (3/6/2026). Foto - istimewa

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Pot Bunga dan Bak Mandi Semen Tanjungpinang Makin Diburu, Berawal dari Belajar YouTube Kini Jadi Sumber Penghasilan

Pot bunga hias minimalis menghiasi pekarangan rumah modern, memberikan sentuhan estetika sekaligus mempercantik lanskap hunian,Selasa(2/6/2026). Foto - Istimewa