Jumat, 5 Juni 2026

Cuti Lebaran, Nurdin tetap Tinjau Kawasan Industri

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Senin, 3 Juni 2019 sebenarnya sudah masuk libur bersama lebaran Iduul Fitri 1440 Hijriyah. Namun Gubernur Kepri Nurdin Basirun masih blusukan, termasuk ke kawasan industri.

Selepas safari subuh di Masjid Al Khairat, Kampung Bulang, Tanjungpinang, pada hari itu, Gubernur meninjau Proyek Gurindam 12.

Nurdin sengaja mendatangi bagian yang tengah ditimbun. Ia tak canggung meneliti kepadatan hasil urukan. Ia juga mencoba mencermati material untuk menimbun.


Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengawal proyek ini berjalan sesuai rencana.

Ia menegaskan, hasil timbunan bagus. Tak hanya soal material, Gubernur Kepri ini juga melihat kerapian proyek untuk memastikan semuanya berjalan baik.

Tinjau Kawasan Industri Galang Batang

Tempat selanjutnya yang dikunjungi Gubernur Nurdin ialah kawasan industri Galang Batang sebagai Kawasan Ekonomi Khusus. Belakangan ini, kawasan ini semakin diminati calon investor.

Pertama, Gubernur Nurdin melihat peta kemajuan pengembangan di tempat ini. Ia pun berpikir untuk meninjau di sisi pelabuhannya. Sebab dari pintu inilah berbagai arus logistik masuk dan keluar.

Gubernur terlihat senang dengan apa yang dilihatnya. Apalagi KEK Galang Batang merupakan satu dari sekian proyek strategis yang disetujui Presiden Joko Widodo.

Nurdin mengatakan, untuk mengembangkan daerah berbagai upaya tetap harus dilakukan. “Di hari libur sekalipun akan kita manfaatkan untuk menjawab hal tersebut,” ujar Nurdin usai peninjauan, dilansir dari humaskepri.id, Sabtu (8/6/2019).

Di Galang Batang, Gubernur menegaskan pentingnya standar internasional. Dengan demikian akan berimbas positif juga bagi kawasan serta permukima penduduk di sekitarnya.

Mengelola industri, sebut Nurdin, juga salah satu bentuk upaya penting meraih kesejahteraan. Terlebih bisa memacu investasi agar semakin melesat.

Tenaga Kerja Lokal

Tak lupa Gubernur Nurdin mengingatkan agar kawasan industri seperti KEK Galang Batang tidak melupakan pekerja lokal. Secara terang-terangan ia mengimbau Galang Batang agar terus memprioritaskan tenaga kerja lokal.

Jumlah tenaga kerja lokal yang ada harus semakin ditingkatkan jumlahnya. Pembangunan harus memberikan dompak bagi masyarakat sekitar. Bahkan ia menyebut tenaga kerja lokal menjadi fokus utama saat ini.

Dalam kunjungannya ke KEK Galang Batang, Gubernur Nurdin ditemani Direktur PT Bintan Alumina Indonsia (BAI) Santoni. Kepada Gubernur, Santoni menguraikan sejumlah hal, terutama progress pembangunan.

Disebutkannya, dalam sehari penggunaan semen di kawasan ini mencapai 1.500 ton.

Pengembangan kawasan industri ini terua dipercapat. Pembangunan tahap kedua juga sudah mulai dikerjakan. Targenya, tahun 2020 KEK Galang Batang sudah selesai dan akan menjadi yang terbesar di Indonesia. (man)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa