Kamis, 4 Juni 2026

Hari Ini Hari Air Sedunia, Kherjuli: Jangan Pilih Kepala Daerah yang Tak Peduli Air

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Nyaris tak ada yang ingat dan peduli, Jumat (22/3/2019) diperingati sebagai Hari Air Dunia. Jangankan peduli, diskresi dari para kepala daerah sebagai solusi dari krisis air baku yang melanda Kepri sekarang pun belum ada.

Bersukurlah masih ada lembaga Air Lingkungan dan Manusia (Alim) yang diketuai Presiden Air Indonesia, Kherjuli masih mengingat. Dan, mendidik generasi milenial untuk peduli terhadap lingkungan dan air.

“Besok keprihatinan, dan doa bersama akan kami lakukan bersama pelajar di SMPN 15 Tanjungpinang. Lalu dilanjutkan dengan edukasi air. Agar, bila kepala daerah, dan para anggota DPRD, tidak lagi peduli terhadap air. Maka, pada generasi muda kami titipkan sejuta harapan,” kata Kherjuli kepada suarasiber.com, Kamis (21/3/2019).


Kherjuli menambahkan, sesuai amanat konstitusi, bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat. Kemudian, didalam konstitusi itu juga disebutkan, bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat.

“PBB juga telah menetapkan bahwa air, adalah bagian dari hak asasi manusia. Kesimpulannya, memang benar ada kewajiban, dan tanggung jawab kepala daerah. Untuk memenuhi hajat hidup orang banyak tersebut.

Sebagai bagian dari hak asasi manusia, bagian dari kewenangan dan kekuasaan yang mereka emban untuk rakyatnya,” jelas Kherjuli, terkait berita di suarasiber.com, bahwa Gubernur Kepri, Bupati Bintan dan Wako Tanjungpinang bisa diperkarakan.

Baca Juga:

Mbak Tutut: Jika Tak Ada Lagi yang Bisa Diberikan, Senyuman Saja Cukup

Bocah Pencuci Bus Itu Menjadi Bupati Bintan Dua Periode (bagian 2)

Zaman Gubernur Ismeth Abdullah Kepri Pernah Dinyatakan Darurat Air

Persakmi Kepri Segera Gelar Diskusi Jabatan Fungsional Kesehatan Masyarakat

Beranikah Gubernur Nyatakan Kepri Darurat Air Baku?

Senada dengan Ing Iskandarsyah, Ketua Fraksi PKS di DPRD Kepri, Kherjuli menilai kepala daerah yang abai menjamin air bersih untuk warganya, berarti juga mengabaikan hak-hak dasar untuk masyarakatnya.

“Hanya saja, sanksi hukum yang bisa dikenakan untuk kepala daerah itu masuh mengambang. Padahal, sanksi hukum itu penting untuk memberikan efek jera kepada kepala daerah,” ujar Kherjuli.

Kherjuli sependapat, meski sulit sekali berharap ada sanksi hukum, masih bisa digunakan sanksi moral. Di samping sanksi politik.

“Bisa melalui pengawasan DPRD atau mosi tidak percaya masyarakat. Agar, tidak memilih mereka pada Pilkada berikutnya,” tegas Kherjuli.

Selain menyoroti lemahnya peran kepala daerah di Kepri, terkait krisis air baku ini, Kherjuli juga mengkritisi DPRD di wilayah Provinsi Kepri.

“DPRD kan merupakan bagian dari pemerintah daerah sesuai UU Pemerintah Daerah. Mereka punya tanggung jawab, dan kewajiban yang sama dengan kepala daerah. Mereka juga sama-sama dipilih oleh rakyat.

Kalau kepala daerahnya lemah, dan tidak responsif terhadap hajat hidup orang banyak. Seharusnya DPRD bisa menggunakan hak yang dimilikinya, untuk menekan kepala daerah. Bisa lewat mekanisme Pansus.

“Tapi, DPRD dan kepala daerah kurang lebih 11 12 saja. Malah media dan pers yang sangat responsif air,” tukasnya, sembari mengucapkan Selamat Hari Air Dunia. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa