Minggu, 7 Juni 2026

Kemampuan Belanja ASN Berpengaruh terhadap Ekonomi Daerah, Pemko Tanjungpinang Lakukan Langkah Strategis

Tayang:


Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Kemampuan belanja Aparatur Sipil Negara (ASN) turut berkontribusi signifikan terhadap pergerakan ekonomi daerah, khususnya di Kota Tanjungpinang yang sebagian besar ekonominya digerakkan oleh sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, saat menanggapi kritik publik terkait kebijakan Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, yang mengambil langkah pinjaman dana ke Bank Riau Kepri Syariah guna membayar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN dan non-ASN, Minggu (15/6/2025).

“Ekonomi Tanjungpinang sangat bergantung pada perputaran uang di sektor UMKM. Ketika TPP ASN belum cair, aktivitas UMKM pun ikut lesu. Ini menunjukkan adanya keterkaitan langsung antara daya beli pegawai dengan perputaran ekonomi lokal,” kata Teguh.


Wali Kota Lis Darmansyah mengambil kebijakan strategis melakukan pinjaman daerah untuk membayar TPP pegawai, sebagai upaya memutar kembali roda ekonomi yang sempat melambat. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang tercatat hanya 3,78 persen.

Di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, tercatat sekitar 5.613 ASN dan non-ASN. Teguh menjelaskan, banyak di antara mereka yang mengandalkan TPP karena gaji pokok telah digunakan untuk pinjaman pribadi, atau dalam istilah umum disebut “disekolahkan”.

Teguh menjelaskan, langkah ini bukan semata untuk ASN, tetapi juga menghadapi defisit anggaran yang diwariskan dari pemerintahan sebelumnya. Saat Lis dilantik pada 20 Februari 2025, ia langsung dihadapkan dengan defisit sekitar Rp280 miliar, terdiri dari utang kegiatan tahun sebelumnya dan anggaran TPP yang hanya dialokasikan untuk 6 bulan.

“Wali Kota menghadapi kondisi fiskal yang sangat sulit sejak awal menjabat. Bahkan, banyak kegiatan tahun 2024 yang tunda bayar. Sebagian besar sudah mulai dibayarkan atau proses pembayarannya dilanjutkan pada bulan Juni ini,” tambah Teguh.

Meski anggaran terbatas, kegiatan produktif yang berdampak langsung pada masyarakat tetap dijalankan. Pelayanan publik tetap berlangsung, meskipun dengan pengurangan volume kegiatan.

Wali Kota Lis Darmansyah telah menyusun berbagai strategi untuk memperkuat keuangan daerah, termasuk:

  • Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan ruang milik jalan, fasilitas umum, serta intensifikasi pajak dan retribusi.
  • Pemanfaatan lahan eks HGB/HGU yang tak lagi digunakan untuk mendatangkan investor.
  • Kajian perampingan jumlah OPD, sebagai bagian dari efisiensi belanja pegawai.

“Langkah wali kota tidak hanya fokus pada kondisi ekonomi ASN, tetapi lebih luas memikirkan bagaimana meningkatkan ekonomi Tanjungpinang secara menyeluruh,” tegas Teguh.

Dengan strategi menyeluruh ini, Pemko Tanjungpinang berharap peran ASN sebagai penggerak ekonomi mikro dapat berjalan seimbang dengan kebijakan fiskal daerah, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan inklusif. (***/sya)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Bosan Teras Rumah Terasa Gerah? Coba Pasang “Kanopi Hidup” Ini!

Ady Indra Pawennari memperlihatkan buah markisa yang tumbuh subur di kanopi hidup berbahan tanaman rambat di pekarangan rumahnya, Minggu (7/6/2026). Foto - Ady Indra Pawennari

Pelaku UMKM di Tepi Laut Sepakati Relokasi Selama Penataan Taman Gurindam 12, Pendataan Mulai 8 Juni

Suarasiber.com (Tanjungpinang) - Pedagang dan pelaku UMKM yang berjualan...

Sertifikasi Halal Jadi Standar Daya Saing Produk Daerah, Wali Kota Tanjungpinang Dorong Pelaku Usaha Siap Hadapi Wajib Halal 2026

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyerahkan sertifikat halal secara simbolis kepada pelaku usaha saat Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 di Gedung Dekranasda Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Kamis (4/6/2026). Foto - Diskominfo Tanjungpinang.

Korupsi Kredit Mikro BRI Tanjungpinang Rugikan Negara Rp4,07 Miliar, Kejati Kepri Tetapkan Tersangka Kelima

Aspidsus Kejati Kepri Ismail Fahmi memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers di Kantor Kejati Kepri, Tanjungpinang, Rabu (3/6/2026). Foto - istimewa