Kamis, 4 Juni 2026

Masyarakat Tanjungpinang Antusias Sanbut Pekan Imunisasi Nasional

Tayang:


Suarasiber.com – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang dimulai sejak 23 Juli 2024 disambut antusias masyarakat Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Para orang tua terlihat semangat membawa anak-anak mereka ke posyandu untuk mendapatkan vaksinasi sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan.

Meilani, ibu dari Grasen yang berusia 19 bulan, mengungkapkan dukungannya terhadap program PIN ini. Menurutnya, vaksin polio sangat penting untuk mencegah penyakit polio.


“Lebih baik mencegah daripada mengobati. Dengan adanya PIN ini, kami para ibu jadi tidak takut, karena polio ini bisa menyerang siapa saja. Saya sangat mendukung, makanya datang ke posyandu,” ungkap Meilani usai anaknya mendapatkan vaksin polio yang diberikan langsung Pj. Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Efa Sri Nurlathifa Khifayana, di Posyandu Ananda, Jalan Nila Tanjungpinang, Senin (29/7/2024).

Ria, ibu dari Riza Amaria (3), juga menyatakan pentingnya program PIN dalam mencegah penyebaran penyakit polio.

“Kita tahu penyakit polio sudah terjadi di India dan Papua, jangan sampai di Tanjungpinang ada kasus polio. Intinya, kami melindungi anak-anak,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Pj. Ketua TP PKK, Efa Sri Nurlathifa Khifayana, mengimbau masyarakat untuk membawa anak usia 0-7 tahun untuk mendapatkan imunisasi polio.

“Dapatkan dua tetes vaksin polio secara serentak di puskesmas, pustu, posyandu, PAUD/TK/SD/MI, dan pos imunisasi lainnya. Imunisasi ini gratis, hanya ditetes, bukan disuntik,” jelas Efa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam mengingatkan, pelaksanaan PIN polio putaran pertama di Tanjungpinang masih berlangsung hingga lima hari ke depan.

Rustam mengimbau para orang tua yang anaknya belum mendapatkan vaksin polio untuk segera mengunjungi puskesmas terdekat, posyandu, atau sekolah.

“Jika ada kelompok anak yang belum divaksin, harap informasikan kepada kami agar kami dapat melakukan kunjungan ulang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, vaksin yang diberikan kali ini berbeda dari yang diterima sebelumnya. Jika sebelumnya vaksin yang diberikan adalah tipe satu dan tipe tiga, kali ini yang diberikan adalah tipe dua.

“Vaksin tipe 2 ini penting, karena KLB terakhir di Aceh, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Papua adalah tipe dua baru yang sebelumnya belum pernah terjadi di Indonesia. Vaksin ini diberikan melalui tetesan, bukan suntikan, jadi InsyaAllah aman,” tambah Rustam.

Usai memberikan vaksinasi polio di Posyandu Ananda, Efa melanjutkan pemberian tetes polio kepada bayi, balita, dan anak-anak di Posyandu Cempaka Putih, didampingi Kepala DP3APM, Bambang Hartanto, Camat Tanjungpinang Barat, Haposan Siregar, Lurah Tanjungpinang Barat, Muhammad Reza Absar, Kepala Puskesmas Tanjungpinang, dan para kader posyandu. (tc)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Pot Bunga dan Bak Mandi Semen Tanjungpinang Makin Diburu, Berawal dari Belajar YouTube Kini Jadi Sumber Penghasilan

Pot bunga hias minimalis menghiasi pekarangan rumah modern, memberikan sentuhan estetika sekaligus mempercantik lanskap hunian,Selasa(2/6/2026). Foto - Istimewa

Wali Kota Lis Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Seberat 1,04 Ton di Tanjungpinang

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama tokoh agama dan masyarakat menyaksikan penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden RI seberat 1,04 ton di Masjid At-Taubah, Tanjungpinang, Rabu (27/5/2026). Foto - Diskominfo Tanjungpinang

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri