Jumat, 5 Juni 2026

Ribuan Ikan Berjatuhan dari Langit Australia, Fenomena Apa Ini?

Tayang:


Suarasiber.com – Foto yang diunggah Twitter @thaole12345678 membuat gempar warga Australia. Dalam medsos tersebut diperlihatkan seorang anak memegang ikan di tangannya yang baru jatuh dati langit.

Sementara pada foto lainnya yang dikolase, diperlihatkan begitu banyak ikan tergeletak di jalan raya.

Pengguna akun Twitter @thaole12345678 mencuitkan, “Di daerah yang jarang hujan, hujan ikan turun dari langit. Itu terjadi di Lajamanu, sebuah desa di ujung utara Gurun Tanami, Australia.”


Mengutip ABC News, jatuhnya ribuan ikan dari langit ini terjadi di Lajamanu, wilayah pedalaman Australia, pada Selasa (21/2/2022) lalu, namun baru viral belakangan.

Foto-foto yang menimbulkan tanda tanya juga beradar luas di medsos lainnya, seperti Facebook.

Seorang anggota dewan lokal, yang juga anggota dewan Central Desert, Andrew Johnson Japanangka mengatakan ia telah melihat badai besar menuju wilayhnya. Ia berpikir itu hujan, nyatanya yang terjatuh bersama air hujan ialah ribuan ikan air tawar yang umum ditemukan di Australia, spangled perch.

Ukuran ikan-ikan itu menurut Japanangka seukuran dua jari dan masih hidup ketika jatuh.

Ternyata fenomena ikan jatuh dari langit juga pernah dikabarkan terjadi di Lajamanu pada 2010, 2004, dan 1974. Pendapat para pakar, ikan ikan tersebut tersedot angin kencang ke atas, seperti tornado.

Pusaran angin berkekuatan besar itu juga menyedot air lalu membuangknya ke tempat lain yang jaraknya bisa ratusan kilometer.

Meski pernah terjadi, Jee Johnson, pakar ichthyologist dari Museum Queensland menyatakan keterkejutannya.

Pengguna akun Twitter @Dreamer4927 menuliskan jika Lajamanu tidak sendirian dalam mengalami fenomena tersebut.

“Pada tahun 2020, 140 penduduk di kota Yowah di pedalaman Queensland, 600 mil sebelah barat Brisbane, juga mengaku menyaksikan hujan ikan,” tulisnya. (syaiful)

Editor Ady INdra P

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI

Veda Ega Pratama Start dari Posisi 20, Finis Gemilang di Peringkat 8 Moto3 Catalunya

Suarasiber.com - Pembalap Indonesia yang membela Honda Team Asia,...

Veda Ega Pratama Masih Kesulitan di FP1 Moto3 Catalunya 2026, Hakim Danish Tampil Tercepat

Suarasiber.com - Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, masih...