free page hit counter

Komisi XI DPR RI Diminta Membantu Fasilitasi Pembangunan Gudang SRG di Kepri

Loading...

Suarasiber.com – Gubernur Ansar Ahmad menerima kunjungan kerja 24 orang dari Komisi XI DPR RI ke Kepri di Swiss Bell Hotel Kota Batam, Jumat (9/9/2022).

Turut serta Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Asteka Primanto, Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni P Joewono, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Kepala BI Kepri Musni Hardi K Atmaja, staf khusus dan Kepala OPD Pemerintah Provinsi Kepri.

Dikatakan Gubernur Ansar, kelompok kebutuhan bahan pokok dan kelompok jasa distribusi transportasi menjadi penyumbang terbesar laju inflasi di Kepulauan Riau.

Upaya seperti memastikan ketersediaan dan penyaluran BBM dilakukan pemerintah daerah. Tarif kenaikan tiket kapal juga dibatasi maksimal 20 persen.

Pemprov Kepri juga akan terus melakukan pengawasan bersama Satgas Pangan dan instansi terkait lainnya, guna mencegah terjadinya spekulasi atau penimbunan bahan pokok. Selain itu juga masih digalakkan operasi pasar.

Lahan pertanian yang ada diperluas, dan memberikan pemahaman ke warga untuk menjadikan pekarangan sebagai kebun. Pupuk dan bibit cabai akan diberikan gratis kepada petani.

Gubernur juga berkomitmen untuk mengoptimalkan belanja pemerintah dan memastikan penyaluran bantuan sosial terdistribusi tepat sasaran, sehingga efektif mencegah penurunan daya beli masyarakat.

Ansar meminta kepada DPR RI untuk membantu memfasilitasi pembangunan gudang SRG/non SRG guna penyimpanan barang kebutuhan pokok seperti cabe, utamanya untuk kabupaten terluar di Kepri.

Juga dibangunnya controlled atmosphere storage (CAS) untuk revitalisasi dan stabilisasi pasar, agar selalu ada stok sekaligus untuk antisipasi saat terjadi kondisi sperti kelangkaan bahan pangan.

“Kita juga berharap, ditambahnya kembali alokasi untuk pengembangan pekarangan pangan lokal (P2L) guna ketahanan pangan keluarga serta bisa menambah alokasi pupuk subsidi, hingga membangun gudang berbasis teknologi modern”, tutupnya.

Wakil Ketua Komisi XI yang juga Ketua Tim Kunjungan M Amir Uskara mengatakan kunjungan kali ini untuk mendapatkan masukan terkait laju inflasi daerah di Kepri.

Dijelaskan Amir Uskara, per Januari – Juli 2022 inflasi di Kepri ada dikisaran 4,38 persen dan terendah se-Sumatera. Pasca BBK naik diharapkan Kepri mampu mempertahankannya.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni P Joewono mengatakan, pihak BI akan mengambil langkah memperkuat operasi moneter melalui kenaikan struktur suku bunga dipasar uang, sesuai dengan kenaikan suku bunga BI.

Selanjutnya memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai bagian pengendalian inflasi. (fik/zainal)

Editor Nurali Mahmudi

Loading...