Jumat, 5 Juni 2026

Warga Anambas Ini Masak dengan Biogas Kotoran Sapi

Tayang:


Banner Anambas Kiriman

ANAMBAS (suarasiber) – Benda yang bagi kebanyakan orang dianggap tak berguna bisa menjadi sesuaty bermanfaat jika dikelola. Salah satunya kotoran sapi yang bisa diolah menjadi biogas.

Adalah Joko Suwarno, seorang warga Kampung Pasiran, Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja, Anambas. Atas keberhasilannya itu, Bupati Anambas Abdul haris dan pejabat terkait lain mengunjungi kediamannya serta lokasi pengolahan kotoran sapi menjadi biogas.

Apa yang dilakukan Joko sejalan dengan Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan (DPPP) kabupaten Anambas yang melakukan uji biogas dari kotoran sapi. Hal tersebut dilakukan sebagai terobosan baru yang bisa diterapkan kepada peternak sapi.


Rombongan Bupati Abdul Haris juga mengunjungi loksi peternakan sapi milik warga. Foto – istimewa

Hal ini disampaikan Kasubag Balai Benih Pertanian Terpadu Jemaja, Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas melalui ponsel, Senin (2/12/2019). Atas keberhasilannya, Joko pun mendapatkan apresiasi dan Pemkab Anambas.

“Benar Joko merupakan salah satu warga Desa Bukit Padi yang saat ini sudah berhasil membuat biogas di rumahnya sendiri,” ungkap Iswandi.

Pada saat kunjungannya ke tempat Joko, Bupati Haris mendapatkan penjelasan dari Joko yang mengaku hanya empat hari mendapatkan pelatihan dari Pemkab Anambas. Biogas yang diciptakan Joko kini dipergunakan untuk bahan bakar kompor gas.

Kepala Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan Pemkab Anambas, Effi Sjuhairi berharap teknologi pembuatan biogas dari kotoran sapi akan mengubah pola pemeliharaan sapi warga. Jika selama ini sapi dilepaskan secara liar, bisa dikandangkan agar lebih mudah mengumpulkan kotorannya.

“Sehingga komposisi utama fermentasi kotoran sapi lebih gampang,” ucap Effi Sjuhairi seperti dilansir dari BatamToday, 27 November silam.

Effi menambahkan, dari satu titik tangki biogas, mampu mengakomodir 4 hingga 5 rumah. Dan warga yang berada di sekitar tangki telah dipasangi pipa, untuk menyalurkan gas hasil fermentasi.

“Selain gas, hasil fermentasi kotoran sapi ini juga menghasilkan pupuk cair. Jadi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya. (hs)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Meta Luncurkan Instagram dan WhatsApp Berbayar, Tarif Mulai Rp 53.000 per Bulan

Meta resmi memperkenalkan layanan berlangganan premium untuk platform media sosial mereka, yakni Instagram, Facebook, dan WhatsApp.

BRIN Sulap Gas Metana TPA Jadi Energi Alternatif, Bisa Dipakai Memasak hingga Pembangkit Listrik

Suarasiber.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional melalui Pusat...

Butuh Jasa Potong Ornamen untuk Masjid atau Kantor? Ternyata di Tanjungpinang Ada Lho

Suarasiber.com - Lazim di zaman sekarang masjid atau kantor...

Jaktron.com Permudah Brand Pasang Iklan Digital di 1.000 Titik Strategis Jakarta

Suarasiber.com – PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) terus memperkuat...