Jumat, 5 Juni 2026

Bareskrim Tangkap Enam Penyebar Hoax Bencana Alam, Satu Orang dari Batam

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Di tengah kesedihan masyarakat Sulawesi Tangah dan NTB akibat gempa bumi dan tsunami yang melanda daerah mereka, rupanya masih ada yang menyebatrkan berita bohong. Barekrim Polri pun bertindak, enam orang telah ditangkap.

Rilis yang diterima suarasiber dari Bareskrim, Rabu (3/10/2018), pada hari Selasa (2/10/2018) Dittipidsiber Bareskrim Polri mengidentifikasi 14 akun medsos yang diduga telah menyebarkan berita bohong / berita yang berlebihan / berita yang tidak lengkap tentang bencana di Sulawesi Tengah dan di NTB, sehingga dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

[irp posts=”11031″ name=”Asrama Bintan di Yogyakarta Nunggak Tagihan, Penghuninya Siap-siap Dihalau”]


[irp posts=”11021″ name=”Prajurit Kopaska Koarmada I Jawara Rhino X Triathlon 2018″]

[irp posts=”11014″ name=”Polisi Amankan Tiga Karung Bahan Peledak dan Detonator Bakar”]

Dari ke-14 akun tersebut telah berhasil diamankan 6 orang tersangka sebagai berikut:

1. Epi Wariani, ditangkap di Kabupaten Lotim, NTB, Selasa (2/10/2018), pukul 18:00 WITA, karena pada tanggal 28 September 2018 telah memposting hoax dengan caption: NTB masih Waspada terutama pulau sumbawa… YA ALLAH…ASTAGHFIRULLAH. 

2. Joni Afriadi, ditangkap di Batam, Selasa (2/10/2018), pukul 19:30 WIB, karena pada tanggal 30 September 2018 telah memposting gambar hoax dengan caption: Mayat(Lili Ali) yg minta gempa kemarin.

3. Uril Unik Febrian, ditangkap di Sidoarjo, Selasa (2/10/2018), pukul 19:00 WIB, karena pada tanggal 2 Oktober 2018 telah memposting tulisan seolah-olah sangat mungkin terjadi Gempa di Pulau Jawa khususnya Jakarta.

4. Bobby Kirojan, ditangkap di Manado, Selasa (2/10/2018), pukul 15:00 WITA, karena pada tanggal 24 Agustus 2018 telah memposting tulisan seolah-olah sangat mungkin terjadi Gempa di Pulau Jawa khususnya Jakarta.

5. Ade Irma Suryani Nur, ditangkap di Jeneponto, Selasa (2/10/2018), pukul 12:30 WITA, karena pada tanggal 28 September 2018 telah memposting tulisan bendungan bili2 retak disebabkan gempa.

6. Dhany Ramdhany ditangkap di Kelurahan Cipinang Muara, Jakarta Timur, Selasa (2/10/2018), pukul 09:30 WIB, karena pada tanggal 1 Oktober 2018 telah memposting tulisan seolah-olah sangat mungkin terjadi Gempa di Pulau Jawa khususnya Jakarta.

Kabareskrim Polri, Komjen Arief Sulistyanto membenarkan penangkapan keenam penyebar hoax tadi kepada suarasiber. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI

UU P2SK Resmi Disahkan DPR, Perkuat OJK dan LPS hingga Bentuk Satgas Pinjol serta Judi Online

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menyerahkan dokumen kepada pimpinan DPR RI saat Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto - kemenkeu.go.id

Pasukan TNI Kontingen Garuda UNIFIL Kembali ke Tanah Air, Raih Penghargaan Internasional dan Harumkan Nama Indonesia

Asops Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyerahkan penghargaan kepada personel Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL saat penyambutan pasukan perdamaian PBB di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026). Foto - Puspen TNI

Dari Dicopot hingga Diborgol: Tiga Mantan Pimpinan BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ditahan oleh Kejaksaan Agung, Rabu (3/6/2026). Terlihat Dadan dengan wajah muram dibawa keluar dari Gedung Jampidsus Kejagung menuju rumah tahanan. Foto - Instagram undercover.id