Suarasiber.com – Salwan Momika ditemukan polisi sudah tewas dengan luka tembak di kediamannya, Sodertalje pada Rabu (29/1). Lima orang diamankan terkait peristiwa ini.
Salwan adalah warga negara Irak yang pernah menimbulkan kontroversi.
Pada bulan Agustus 2023 lalu, Momika bersama pengunjuk rasa lainnya, Salwan Najem didakwa atas dugaan ujaran kebencian terhadap kelompok etnis. Hal tersebut dikarenakan setiap melakukan unjuk rasa, Momika membakar Al-Quran yang merupakan kitab suci umat Muslim.
Sontak saja tindakan Momika itu menuai kecaman serta amarah umat Muslim di seluruh dunia. Tak jarang pula Momika mengeluarkan pernyataan yang merendahkan agama Islam.
Sebenarnya, Pengadilan di Stockholm, ibu kota Swedia akan memutus apakah Salwan Momika bersalah atas dugaan menghasut kebencian etnis itu pada hari ini, Kamis (30/1).
Namun putusan tersebut harus ditunda hingga 3 Februari 2025 mendatang lantaran Momika ditemukan telah meninggal dunia.
“Karena Salwan Momika telah meninggal, maka diperlukan lebih banyak waktu,” keterangan dari Pengadilan, dilansir dari Detikcom, Jumat (31/1/2025).
Momika diduga ditembak saat tengah melakukan live di TikTok. Ia sempat dibawa ke rumah sakit. Polisi juga telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat aksi penembakan terhadap Momika. Namun, belum bisa dipastikan di antara kelima orang tersebut yang menembak Momika. (***)
Editor Ady Indra P





