Kamis, 4 Juni 2026

Kebutuhan Rumah Layak Huni di Kepri Mencapai 7.095

Tayang:


Suarasiber.com (Jakarta) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, di Jakarta, Jumat (3/1).

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Pusat dalam mendukung implementasi Program Tiga Juta Rumah, yang menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.

Program ini dirancang untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat mengakses hunian yang layak dengan harga terjangkau.


Dalam audiensi tersebut, Ansar Ahmad menyampaikan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mendukung program ini. Ia memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan, seperti penyediaan lahan untuk pembangunan rumah susun dan rumah khusus, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Selain itu, pemerintah provinsi telah menerapkan kebijakan strategis, termasuk pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan percepatan proses perizinan pembangunan untuk mempermudah realisasi program ini.

Dalam paparannya, Ansar Ahmad juga menyoroti pentingnya akselerasi pembangunan rumah susun bagi ASN di Kepulauan Riau, mengingat banyaknya pegawai yang masih tinggal di rumah kontrakan atau bersama keluarga.

Pemerintah provinsi juga memberi perhatian khusus kepada masyarakat adat, seperti suku laut, serta korban bencana alam, dengan mengusulkan pembangunan rumah khusus di berbagai wilayah, termasuk Lingga dan Natuna.

Data menunjukkan bahwa kebutuhan akan rumah layak huni di Provinsi Kepulauan Riau cukup tinggi, dengan sekitar 7.095 rumah tangga di wilayah tersebut memerlukan intervensi perumahan yang mendesak.

Rombongan audiensi yang dipimpin oleh Gubernur Ansar Ahmad ini juga dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan penting dari Kepulauan Riau, termasuk Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Said Nursyahdu; Kabiro Adpim, Dody Sepka N; Ketua DPD REI Kepri, Deni Afrianto; Ketua BPOD REI Kepri, Tony; Kabid Perkim, Handoko; serta perwakilan staf teknis dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Menurutnya, sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah sangatlah vital untuk mewujudkan target ambisius Program Tiga Juta Rumah.

Ia berharap, program ini tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan dasar masyarakat akan hunian, tetapi juga mampu mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Riau. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model kerja sama yang efektif bagi wilayah-wilayah lainnya di Indonesia. (***)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa