Suarasiber.com – PT Bintan Intan Gemilang (BIG) mulai membangun pabrik pengolahan ikan dan fasilitas cold storage di Jalan Nusantara, batu 23, Kampung Budi Mulya, Kelurahan Kijang Kota, Kabupaten Bintan.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau Hj. Dewi Kumalasari Ansar, yang juga merupakan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri, Rabu (25/9/2024).
Pembangunan ditargetkan selesai 2025 dengan tujuan mendukung industri perikanan tangkap serta meningkatkan nilai tambah produk perikanan sebelum diekspor ke pasar internasional. Fasilitas ini juga akan berperan penting dalam menunjang kegiatan ekspor produk perikanan Kepulauan Riau ke berbagai negara.
Dewi Ansar mengungkapkan pabrik akan membawa dampak positif bagi masyarakat nelayan setempat. Saat ini jumlah nelayan Kepri mencapai 43.354 orang.
Dengan hadirnya pabrik ini, maka akan mampu memproses hasil tangkapan nelayan menjadi produk bernilai tambah yang siap dipasarkan ke mancanegara. Sejumlah pasar yang menjadi incaran di antaranya Malaysia, Singapura dan Amerika.
Perusahaan juga bakal mebutuhkan 150 sampai 250 tenaga kerja.
Melansir kabarbatam.com, CEO PT Bintan Intan Gemilang Dinaria, menyampaikan bahwa perusahaan telah mempekerjakan 80 pekerja lokal. Jumlahnya akan lebih banyak saat pabrik selesai dibangun. Rencananya, sama dengan yang disampaikan Dewi, yakni 250 orang.
Sejumlah jenis ikan bisa dionah di pabrik ini, seperti kakap, kerapu, sotong dan ikan keramba lainnya. Berkat teknologi maju, mesin penyimpanan di sini mampu menjaga kondisi ikan tetap segar selama dua tahun. (***/syaiful)
Editor Yusfreyendi





