Suarasiber.com – MIN Tanjungpinang tengah menyiapkan program sejenis Taman Pendidikan Alqur’an bagi siswa kelas 2. Dipilihnya kelas 2 sebagai pilot project karena kelas ini masuk siang.
Saat ini, semua murid kelas dua yang terdiri dari empat rombongan belajar (kelas) masuk mulai pukul 11.30 WIB, pulang sore.
Awal Agustus 2024, murid kelas dua akan dimajukan jam berangkat sekolah. Jam pulang sekolah tidak mengalami perubahan.
“Pukul 09.30 WIB sudah datang ke sekolah. Tidak langsung masuk kelas menerima pelajaran, melainkan mengaji dahulu di gedung sebelah,” terang Kepala MIN Tanjungpinang, Suriyati SAg saat rapat bersama wali murid khususnya kelas dua, belum lama ini.
Guru mengajinya disiapkan oleh Nahdlatul Ulama (NU) kepri. Ada empat guru yang disiapkan untuk menggembleng murid MIN di bidang tilawah, kaligrafi, ibadah dan tahfiz. Untuk memudahkan mobilitas murid, salah satu pagar MIN Tanjungpinang direnovasi agar bisa menjadi pintu keluar masuk ke tempat mengaji.
Kebetulan gedung MIN Tanjungpinang dan RA NU bersebelahan, sehingga para murid nantinya tidak akan berjalan jauh. Cukup menyeberangi pintu pagar sudah memiliki akses ke dua lokasi.
Selain mengaji, para guru akan menyeleksi bakat yang ada pada setiap murid sehingga bisa diarahkan ke depan untuk dilatih sebagai qari atau qariah, penghafal Alqur’an, pelukis kaligrafi dan sebagainya.
Pada rapat ini, semua orang tua wali murid yang diundang menyambut gembira program ini. (***/eko)
Editor Ady Indra P





