Jumat, 5 Juni 2026

Silaturahmi, Ansar Sebut Melayu dan Betawi Miliki Kesamaan Khususnya Pantun

Tayang:


BATAM (suarasiber.com) – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad hadir dalam acara Silaturahmi Warga Betawi Kepri bersama Majelis Kaum Betawi (MKB) Jakarta, di Ballroom Hotel Harmoni One, Batam Centre, Kota Batam, Kamis (03/11).

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Anggota DPD RI Ria Saptarika, Ketua Bamus Betawi 1982 Zainudin, Ketua Majelis Adat Bamus Betawi 1982 Nahrowi Ramli, Ketua Bamus Betawi 1982 DPD Kepri Cang Santoso, Tim Percepatan Pembangunan dan Kepala OPD Pemerintah Provinsi Kepri.

Gubernur Ansar menyoroti kesamaan budaya antara suku Melayu dan Betawi, khususnya dalam seni berpantun. Dia menegaskan bahwa budaya pantun menjadi salah satu titik persamaan yang mencolok di antara keduanya.


“Di mana baik Melayu ataupun Betawi, memiliki kesamaan, terutama budaya berpantun, ” jelas Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga menyoroti sejarah dan proses pembentukan suku Betawi yang lahir dari percampuran genetik dan akulturasi budaya antara masyarakat yang tinggal di Batavia.

“Hal ini merupakan proses panjang dan perjuangan luar biasa dari para pahlawan suku Betawi,” pujinya.

Di momen yang istimewa ini, Gubernur Ansar memperlihatkan harapannya bahwa silaturahmi semacam ini akan memperkuat kerjasama dan jalinan sosial yang kokoh antara Kepulauan Riau dan warga Betawi ke depannya. Dia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi untuk pengembangan aspek sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, dan proyek-proyek sosial lainnya.

Ansar juga mendorong partisipasi warga Betawi Kepri dalam pembangunan daerah dengan terus bersinergi bersama pemerintah daerah, menciptakan Kepri yang lebih baik. Dalam kesempatan itu, Gubernur mengungkap sejumlah capaian pembangunan di Kepulauan Riau, dari pembangunan rumah singgah hingga bantuan modal usaha untuk pelaku UMKM dan bantuan pendidikan.

Dalam penutupannya, Ansar menyampaikan terima kasih atas malam silaturahmi yang sarat keakraban bersama kaum Betawi Kepri, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kepri.

Sementara itu, Ketua Majelis Kaum Betawi Marullah Mat’ali menyatakan bahwa MKB bertujuan untuk mengarahkan kaum Betawi menuju kemajuan dan kesejahteraan, sambil mempertahankan kearifan lokal budaya.

“Keberadaan MKB merupakan upaya untuk memperkuat jalinan sosial guna kemajuan kaum Betawi di Kepri,” ungkap Marullah Mat’ali.

Diketahui, kehadiran organisasi adat seperti MKB menjadi wahana untuk rekonstruksi sosial guna kemajuan kaum Betawi dan Kepulauan Riau. (fik)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Sambut Waisak 2570 BE, Vihara Kumala Maitreya Dabo Singkep Bagikan 600 Paket Sembako untuk Warga

Suarasiber.com - Dalam rangka menyambut Hari Tri Suci Waisak...