Jumat, 5 Juni 2026

Ridwan Kamil Akan Carikan Opsi Lain Agar Husein Tak Mengundurkan Diri dari ASN

Tayang:


Suarasiber.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) menaruh perhatian terhadap nasib Husein Ali Rafsanjani, seorang guru di Pangandaran yang kisahnya baru viral.

Husein dikabarkan mengundurkan diri karena diancam usai melaporkan permasalahan pungutan liar (pungli) yang dialaminya.

Melansir CNN Indonesia, Emil menyebut proses menjadi ASN itu tak mudah. Oleh sebab itu dia mengaku akan mencarikan opsi lain untuk Husein selain mengundurkan diri. Opsi itu salah satunya memindahkan Husein untuk menjadi guru di jenjang SMA.


Saat ini, Husein mengajar untuk jenjang SMP. Emil menyebut jenjang itu berada di bawah wewenang Bupati Pangandaran. Sementara jenjang SMA berada di bawah kewenangan gubernur, sehingga dirinya bisa menindaklanjuti permasalahan yang ada.

Melalui Instgramnya, Kamis, 11 Mei 2023, Emil menuliskan kalimat sebagai berikut, “Saya juga meminta Bupati Pangandaran di mana level SMP adalah kewenangan Bupati untuk segera menindaklanjuti arahan ini agar mendapatkan solusi yang terbaik bagi semua pihak. Dan semoga kasus ini tidak terulang lagi di masa mendatang.”

Emil mengaku sudah bertemu dengan Husein. Emil meminta agar Husein menceritakan duduk perkara yang menyangkut dirinya.

Sementara itu, Instagram Husein @husein_ar masih dibanjiri komentar warganet. Postingannya tentang pernyataan Kepala BKPSDM Pangandaran yang mengatakan seharusnya Husen tak lolos sebagai PNS karena gagak di tes kesehatan jiwa, banyak mendapatkan tanggapan.

Seorang warganet menge-tag Presiden Jokowi dalam komenternya. “Tolong pak @jokowi @bkngoidofficial ini hanya beberapa saja guru yang menyuarakan kebenaran, masih banyak lagi sebenarnya praktik seperti ini hanya saja banyak yang belum speak up pak, tolong ditindaklanjuti kebenaran kasus ini,” tulis warganet.

Demikian juga dengan postingan lain terkait kisahnya yang sampai sekarang masih ramai diperbincangkan.

Perhatian bukan hanya datang dari Ridwan Kamil, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti juga ikut prihatin.

Melalui Twitternya, Susi mengatakan dirinya barusan menerima telepon dari Bupati Pangandaran, Jeje Wiradanita, yang sedang berada di Bandung.

Disampaikan Puji, Bupati ingin bertemu hati ke hati dengan Husein. Ia berjanji tidak segan bertindak apabila anaj buahnya yang salah.

“Beliau berjanji akan kabari lagi setelah pertemuan,” kata Susi.

Keinginan untuk bertemu dengan Husein juga disampaikan Bupati Pangandaran saat diwawancarai di tayangan iNews.

Seperti dilihat suarasiber melalui kanal YouTube Official iNews dengan judul Bupati Pangandaran: Tidak Boleh Ada Pungli Apapun Alasannya. (syaiful)

Editor Ady Indra P

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI

UU P2SK Resmi Disahkan DPR, Perkuat OJK dan LPS hingga Bentuk Satgas Pinjol serta Judi Online

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menyerahkan dokumen kepada pimpinan DPR RI saat Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto - kemenkeu.go.id

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau Infrastruktur Energi di Sumatera Barat, Pastikan Distribusi BBM dan LPG Tetap Andal

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso (kedua kanan), meninjau operasional agen LPG saat kegiatan Management Walkthrough (MWT) di Sumatera Barat, Selasa (2/6/2026). Foto - Istimewa

Pasukan TNI Kontingen Garuda UNIFIL Kembali ke Tanah Air, Raih Penghargaan Internasional dan Harumkan Nama Indonesia

Asops Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyerahkan penghargaan kepada personel Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL saat penyambutan pasukan perdamaian PBB di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026). Foto - Puspen TNI