Selasa, 9 Juni 2026

Kekayaan Dua Bersaudara Asal Indonesia Ini Lebih Tinggi Dibandingkan Bos Facebook

Tayang:


Suarasiber.com – Pernah menjadi orang terkaya termuda di dunia, dengan kekayaan mencapai Rp1.522,9 triliun pada 2021 lalu, kini posisi Marck Zuckerberg merosot. Bos Meta yang membawahi Facebook, Instagram dan WhatsApp ini bahkan dikalahkan dua bersaudara asal Indonesia.

Melansir dari Real Time Billionaires Forbes, Kamis (24/11/2022), Mark saat ini masih memiliki kakayaan US$ 40,9 miliar atau sekitar Rp638,99 triliun. Jumlah tersebut dengan asumsi kurs Rp15.600/dolar AS).

Lantas siapa dua bersaudara asal Indonesia yang hartanya di atas Mark? Mereka adalah R. Budi Hartono dan Michael Hartono, mereka adalah adik abang. Namun harta keduanya harus digabungkan untuk bisa menyaingi harta Mark.


Dituliskan juga oleh Real Time Billionaires Forbes, harta R. Budi Hartono mencapai US$ 22,9 miliar atau sekitar Rp357,2 triliun. Sedangkan abangnya, Michael Hartono, kakayaannya diperkirakan sekitar US$ 22,1 miliar atau setara dengan Rp344,7 triliun.

Jika digabungkan, diperoleh angka lebih dari US$ 45 miliar atau sekitar Rp701,9 triliun. Bandingkan dengan harta Mark yang Rp638,99 triliun.

Hartono bersaudara mendapatkan kekayaannya dari BCA juga perusahaan rokok Djarum dan Polytron. Polytron yang selama ini dikenal sebagai produsen alat elektronika andal mulai memproduksi motor listrik.

Selain itu, kekayaan dua bersaudara ini juga dari real estat di Jakarta serta saham di startup gaming Razer. Hingga saat ini, abang-adik ini masih menempati posisi orang paling kaya di Indonesia. (zainal)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

World Ocean Day 2026: KKP Ajak Masyarakat Kenali Laut dan Ambil Aksi Nyata Demi Masa Depan Indonesia

Sejumlah narasumber mengikuti sesi talkshow tentang tata kelola laut di tingkat global dalam rangka peringatan World Ocean Day dan Coral Triangle Day 2026 di Peninsula Island, ITDC Nusa Dua, Bali, Minggu (7/6/2026). Foto - Yayasan WWF Indonesia

Prabowo Kirim Pesan Kuat dari Jenewa, Indonesia Resmi Perkuat Perlindungan Awak Kapal Perikanan Lewat Ratifikasi ILO 188

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyerahkan instrumen asli ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Sektor Penangkapan Ikan kepada Direktur Jenderal ILO di Jenewa, Swiss, dalam rangka Konferensi Perburuhan Internasional (ILC) ke-114. Foto - Humas Kemnaker

Beasiswa Penuh dan Akses Pendidikan Berkualitas, Ini Keunggulan Program SMA Unggul Garuda

Suarasiber.com - Pemerintah terus memperkuat upaya mencetak generasi unggul...

Enam Kali Dipercaya Singapura, pulaupenyengat.id Sukses Kenalkan Budaya Melayu ke Dunia

Platform wisata dan budaya pulaupenyengat.id kembali membuktikan perannya sebagai...