Sabtu, 29 November 2025

Indonesia Butuh 900 Ribu Guru Negeri, Dicari Lewat Jalur PPPK

Tayang:


Suarasiber.com – Mendikbudristek RI Nadiem Makarim mengatakan jika peningkatan kapasitas dan kesejahteraan pendidik menjadi salah satu perhatian utama kementerian yang dipimpinnya. Ketersediaan dan penjaminan kesejahteraan guru profesional merupakan tugas pemerintah.

Guru profesional berperan penting dalam proses transfer pengetahuan, baik dalam hal kompetensi maupun karakter peserta didik. “Guru profesional dengan kompetensi unggul menjadi kunci terlaksananya pendidikan berkualitas,” kata Nadiem saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian Tahun 2021 secara virtual, Kamis (1/7/2021).

Berpedoman pada standar kurikulum yang berlaku saat ini, Indonesia membutuhkan lebih dari 2,2 juta guru. Namun, di lapangan hanya tersedia sekitar 1,3 juta guru aparatur sipil negara (ASN) yang terdiri dari pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).


“Sehingga, kita masih kekurangan sekitar 900 ribu guru ASN di sekolah negeri, bahkan jika memperhitungkan jumlah guru ASN yang pensiun tahun ini, kita membutuhkan lebih dari 1 juta guru,” terang Menteri Nadiem.

Untuk mengatasi kekurangan guru, pemerintah membuka perekrutan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang diselenggarakan pada tahun 2021.

Seleksi Guru PPPK ini diselenggarakan bersama dengan Kementerian Pendayagunanan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta pemerintah daerah.

Seleksi guru PPPK diatur dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 28 Tahun 2021. Dukungan alokasi gaji guru PPPK telah dipastikan Kementerian Keuangan melalui dana alokasi umum (DAU).

Kemudian, Kemendagri memastikan anggaran gaji bagi guru PPPK yang terpilih dialokasikan oleh pemerintah daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selanjutnya, proses pengusulan formasi disampaikan oleh masing-masing pemerintah daerah. Adapun seleksi ASN dilaksanakan oleh BKN.

“Dengan adanya program ini, pemerintah membantu bapak/ibu guru honorer yang telah mengabdi di sekolahnya selama bertahun-tahun dan sudah melewati batas usia persyaratan ujian seleksi CPNS,” tutur Menteri Nadiem. (man)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Menag: Indonesia Siap Tampung 3.000 Anak Palestina untuk Lanjutkan Pendidikan

Suarasiber.com (Jakarta) - Presiden Prabowo Subianto berencana mengundang anak-anak...

Kemenag Pastikan Seluruh Santri Akan Dapat Program Makan Bergizi Gratis

**Suarasiber.com (Jakarta) - ** Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo...

Peraka Ceria 2025: SLB Negeri 1 Tanjungpinang Bangun Karakter dan Siapkan Prestasi Nasional Siswa Berkebutuhan Khusus

Suarasiber.com,(Tanjungpinang) - Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Tanjungpinang...

Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Kunjungi SDN 005 Sagulung, Ajak Semua Pihak Dukung Pendidikan Anak

Suarasiber.com (Batam) – Wakil Wali Kota Batam Li Claudia...