Kamis, 4 Juni 2026

Tak Digaji 2 Bulan, Guru SMA Diperlakukan Muridnya Seperti Ini

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Nasib guru honor di luar negeri kadang sama sedihnya dengan yang dialami di Indonesia. Namun diantara mereka tetap saja ada yang tulus bekerja sepenuh hati.

Ini adalah kisah tentang seorang guru musik SMA di Brazil bernama Bruno. Meski honornya dua bulan belum diterima, ita tetap berangkat mengajar.

Bahkan ia rela tidur di sekolahnya lantaran tak mampu lagi membayar sewa kosnya. Rupanya murid-muridnya mengetahui hal tersebut dan mereka merencanakan sesuatu untuk Bruno.


Diunggah Instagram yogipenyiar pada 9 Januari 2020 dan dilihat videonya oleh suarasiber.com Minggu (26/4/2020), kejadian berikutnya membuat haru.

Suatu hari, saat jam pelajarannya mulai Bruno masuk kelas. Namun ia mendapati semua muridnya berperilaku aneh. Ia diminta untuk keluar lagi dari ruangan dan masuk lagi.

Di dalam kelas, murid-muridnya juga berteriak-teriak. Sekilas, para murid tampak cuek dengan kehadiran guru musik yang sangat disukai tersebut. Bruno sampai mondar-mandir sendiri.

Setelah itu Bruno diminta membaca kalimat yang dituliskan oleh beberapa murid sesuai urutan.

Tulisan pertama ialah Untukmu, yang selalu menjadi yang terunik. Lalu Bruno pindah meja dan selanjutnya membaca kalimat Untukmu yang selalu berkharisma.

Berikutnya, Meski kadang Bapak reseh banget, suka ngeluh. Tapi kami tahu Bapak tulus melakukannya. Kami tahu ini semua demi kebaikan kami. Biar kami punya masa depan yang cemerlang.

Terima kasih untuk segala yang Bapak ajarkan. Dari semua murid kelas 1 SMA.

Setelah berkeliling meja kelas untuk membaca kalimat demi kalimat, Bruno akhirnya menuju mejanya di depan kelas. Namun ia mendapati sebuah kotak kecil berisi uang sekitar Rp1,4 juta.

https://www.instagram.com/p/B7Fmn67HSSO/

Bruno bingung, lalu ia menatap para muridnya. Uang tersebut sudah 2/3 dari honornya yang telat dibayarkan.

“Kalian tak seharusnya melakukan hal ini. Kalian nggak adil, lho,” kata Bruno.

“Kami rasa cukup adil, dan Bapak harus diapresiasi,” jawab Murid-muridnya. Kemudian para murid bertepuk tangan.

Bruno melangkah ke tengah, dan dia menangis. Dia mengusap air matanya dengan kedua telapk tangan. Melihat hal itu para murid bangkit dari duduknya.

Mereka bergantian memeluk gurunya yang tetap ikhlas mengajar meski honornya telat dibayarkan. Bagi Bruno, uang itu adalah uang tunai pertama yang dia terima setelah dua bulan.

Sebagai bentuk penghargaan atas jasa guru honorer seperti Bruno, video ini telah dibagikan jutaan kali. (man)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Seleksi Majelis Masyayikh 2026–2031 Dibuka, Kemenag Cari Tokoh Pesantren Terbaik Penjaga Mutu Pendidikan Nasional

Suarasiber.com - Proses seleksi Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh...

Kampung Literasi Pekijing di Serang Jadi Inspirasi Nasional, Buku Hadir di Depan Rumah Warga

Suarasiber.com - Sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya literasi...

MPR Minta Maaf soal Polemik LCC Empat Pilar Kalbar, Juri dan MC Dinonaktifkan

Suarasiber.com - Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia menyampaikan permintaan...

Kepri Punya Laboratorium Khazanah Melayu, STAIN SAR Resmi Hadirkan Pusat Kajian Budaya

Suarasiber.com - Kabar baik datang dari Kepulauan Riau bagi...