Kamis, 4 Juni 2026

DPRD Kepri Soroti Kinerja Gugus Tugas

Tayang:


Suarasiberdotcom – Grafik pasien Covid-19 di Kepri terus mengalami kenaikan, sementara anggaran yang digelontorkan mencapai Rp170 miliar.

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, secara kumulatif hingga Agustus 2020, kasus positif Covid-19 di Kepri terus bertambah hingga 1.024 kasus.

Pada September 2020, angka tersebut kembali melonjak hingga 100 persen yang mengakibatkan jumlah kasus Covid-19 di Kepri naik menjadi 2.235 kasus.


Dari total jumlah tersebut, sebanyak 1.543 pasien dinyatakan sembuh, 59 orang meninggal dunia, Sementara 633 pasien Covid-19 lainya, hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit atau dikarantina mandiri.

Menanggapi hal itu, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri TS Arif Fadillah, mengatakan, tingginya kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kepri berasal dari kluster luar daerah, Terutama orang-orang yang datang dan masuk ke kepri dari daerah zona merah.

“Memang kita akui cukup tinggi, terutama di Batam dan Bintan. Kalau Tanjungpinang cenderung menurun,”kata Airf Fadillah di Gedung Daerah, Provinsi Kepri, Kamis (1/10/2020) kemarin.

Kepada warga yang baru pulang dari zona merah, Arif juga mengimbau, agar memiliki kesadaran melakukan rapid test dan swab. Tujuanya untuk menjaga diri sendiri dan juga mencegah penularan pada orang lain.

Penyebab lain lanjut Arif, rendahnya tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, juga menjadi menyebabkan tingginya kasus positif COVID-19 di Kepri.

“Makanya, kalau kita konsisten disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak. Insya Allah akan terhindar dari virus itu dan angka penularan akan semakin kecil,”imbuhnya.

Disislain, dikatakan Aif, terjadinya lonjakan kasus positif COVID-19 belakangan ini di Kepri, juga membuat para tenaga medis di Rumah Sakit, kini mulai kewalahan.

Namun demikian, Arif tetap menjamin, jika sampai hari ini seluruh tenaga medis di Kepri itu masih mampu untuk mengatasi.

“Alhamdulillah sampai hari ini tenaga medis kita masih mampu, meskipun kita akui kewalahan. Terutama karena penambahan pasien yang cukup banyak seperti di Batam dan Bintan,”tuturnya.

Di tempat terpisah, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak menyoroti kinerja Gugus Tugas Percepatan penanganan COVID-19 Kepri yang belum maksimal. Menurutnya, kendati penggunaan anggaran sudah sangat besar, namun kinerja Gugus Tugas masih belum maksimal. ***

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa