Jumat, 5 Juni 2026

Tak Ada Toleransi Sedikitpun Terhadap Kerumunan Massa di Pilkada 2020

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Pemerintah memberikan peringatan untuk menjaga protokol kesehatan selama Pilkada 2020.

Adanya kerumunan massa tidak akan ditolerir. Hal ini seperti diungkapkan Pjs.Gubernur Kepri H Bahtiar Baharudin.

Sebagai pejabat politik sementara di Kepulauan Riau ia berkepentingan memastikan regulasi negara untuk melanjutkan Pilkada.


Dan itu tanpa ada toleransi sedikitpun terhadap kerumunan masa dan segala bentuk-bentuk kegiatan Pilkada yang berpotensi menjadi sumber penularan Covid-19.

“Penegasan Pak Mendagri dalam rapat kemarin, kita teman-teman penyelenggara Pemilu dan Pilkada yakni KPU dan Bawaslu jangan hanya mencari kelonggaran tapi melakukan penindakan,” ujar Bahtiar.

Penegasan itu dikatakan Bahtiar saat membuka Rapat Koordianasi Tahapan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 bersama Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni Dompak, Tanjungpinang, Selasa (6/10/2020).

Menurut Dirjen Polpum Kemendagri ini, dulu para paslon bisa dengan bebas mengumpulkan orang-orang di tempat terbuka atau dimanapu untuk menyampaikan aspirasinya, namun sekarang tim sukses paslon yang mendatangi dan yang berkeliling.

“Ini adalah kontradiktif sebenarnya, tapi kali ini pemilihan Kepala Daerah kita desain sedemikian rupa. Yang kontradiktif itu kita hentikan lewat regulasi yang keluarnya PKPU 13 tahun 2020. Yang kita jaga Pilkadanya luber, jurdil, tertib, lancar, sukses seperti sebelumnya dan terhindar dari wabah Covid-19,” ungkap Bahtiar.

Lanjutnya, evaluasi dalam pelaksanaan Pilkada Serentak diwilayah Kepulauan Riau terus dikoordinasikan sehingga ini menjadi positif dan segala bentuk kerumunan masa tidak ada toleransi dalam Pilkada 2020, yang ada hanya ada pertemuan terbatas dalam jumlah tertentu.

“Ini sejarah pertama kali di dunia, tidak ada KPU, Bawaslu dan Pemerintahan yang punya pengalaman pernah melaksanakan Pesta Demokrasi ditengah Pandemi. Jadi belum ada referensi atau pengelola Pemilu dan Pilkada di masa pandemi ini,” tambah Bahtiar.

Selain itu, Bahtiar menyebutkan berdasar undang undang konstitusi, KPU, Bawaslu dan DKPP adalah penyelenggara Pemilu yang bersifat mandiri, Nasional dan tetap. Dan Pemerintah, TNI-Polri, Kejaksaan dan unsur unsur lain tentu mendukung hal tersebut.

“Jadi, tidak boleh ada yang sok paten. Karena tidak ada diantara kita yang pengalaman, maka jangan dianggap hal biasa dan ini memang luar biasa,” terangnya.

Bahtiar juga menjelaskan salah satu sumber penularannya adalah kerumunan. Maka kebijakannya adalah dilarang berkerumun, sebaliknya pemilih Pilkada yang baik itu partisifasi masyarakatnya banyak.

“Artinya lembaga KPU dan Bawaslu tetap kita hormati. Dan kita sepakat bahwa pilkada kali ini memang berbeda dengan pada tahun 2015, 2017 dan 2018 ini kawan-kawan sudah pengalaman tentang itu,” terangnya.

Terakhir, Bahtiar berharap Bawaslu jangan hanya mencatat, tapi melakukan penindakan dan koordinasi dengan penindakan. Disitulah pentingnya penegakan hukum tersebut.

Begitu ada kejadian kerumunan langsung berkoordinasi segera dengan penegakan hukum untuk diambil tindakan seperti Satpol PP, Kepolisian maupun TNI.

“Memang kita tahu ada keterbatasan teman-teman Bawaslu untuk melakukan itu karena tidak ada kaki dan tangan sebagai kekuatan. Tapi kita ini Pilkada bukan hanya mengontrol tapi mengurusi semuanya, diseluruh aktifitas Pilkada baik di dalam kantor-kantor penyelenggara Pemilu maupun terhadap desk masyarakat yang diurus,” pungkasnya. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa