Kamis, 4 Juni 2026

Saat Si Kaya Masih Mau Terima BLT, Zainal: Sudah Mati Rasa!

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kota Tanjungpinang menuai kritik dari warga. Menyusul penyaluran yang terkesan tidak adil, karena sejumlah penerimanya adalah warga yang mampu.

Sementara, warga yang ekonominya sedang terpuruk karena Covid-19 atau cenderung tak mampu malah gigit jari, Jumat (21/8/2020).

“Saya dapat kertas dari Pak RT untuk ke kantor camat. Senang rasa hati karena nak dapat BLT, jadilah untuk bayar sewe rumah.


Tapi setalah antre dari pagi sampai petang rupenye salah name, tak jadi kami dapat,” kata Rini, warga Kampung Bugis kepada suarasiber.com, Sabtu (22/8/2020).

Hal senada disampaikan Hasma, yang sangat kecewa dengan cara  pendataan BLT Kota Tanjungpinang.

“Orang yang ekonominya lebih dari cukup dan rumah bertingkat-tingkat, boleh dapat (BLT). Sedang kami yang mengais pagi makan petang tak dapat,” ucapnya.

Zainal Takdir, aktivis pemuda Tanjungpinang yang berdomisili di Kampung Bugis sangat menyayangkan pendataan BLT. Tak hanya di tempatnya tapi juga di sejumlah tempat lainnya di kota ini.

“Orang yang jelas mampu bisa dapat BLT. Sedang jelas-jelas susah tidak didata. Ini sudah berkali-kali dan sangat jelas tidak tepat sasaran,” tukas Zainal.

Zainal juga jengah, karena yang sudah mampu pun masih mau menerima BLT Rp600 ribu. Karena, Presiden Jokowi jelas menegaskan BLT ini untuk yang tidak mampu dan terdampak Covid-19. Bukan, untuk orang kaya.

“Kesannya tidak punya empati dan sense of crisis. Seperti sudah mati rasa. Kasihan warga yang benar-benar butuh BLT,” imbuhnya.

Sebelumnya, redaksi juga menerima keluhan dari Ujang, warga di Jalan Pramuka. Sehari-hari dia berdagang kecil-kecilan menyambung hidup.

Ujang mengungkapkan rasa takjubnya. Karena, melihat tetangganya yang punya 3 unit mobil dan rumah bertingkat bisa dapat BLT Rp600 ribu.

“Heran, Bang. Siapa yang buat data penerima BLT itu? Kok bisa? Ada juga kawan lain yang pakai motor besar (moge, red) dapat juga (BLT),” ucap Ujang, bertanya. (mat) 

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

UU P2SK Resmi Disahkan DPR, Perkuat OJK dan LPS hingga Bentuk Satgas Pinjol serta Judi Online

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menyerahkan dokumen kepada pimpinan DPR RI saat Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto - kemenkeu.go.id

Dari Dicopot hingga Diborgol: Tiga Mantan Pimpinan BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ditahan oleh Kejaksaan Agung, Rabu (3/6/2026). Terlihat Dadan dengan wajah muram dibawa keluar dari Gedung Jampidsus Kejagung menuju rumah tahanan. Foto - Instagram undercover.id

Satresnarkoba Polres Anambas Ungkap Kasus Narkoba Sabu, Enam Terduga Pelaku Diamankan

Suarasiber.com (Anambas) — Satresnarkoba Polres Kepulauan Anambas berhasil mengungkap...

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.