Sabtu, 29 November 2025

Khatib Salat Jumat di UEA Dibagi Menjadi 3 Tipe

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Lain negara lain tradisi, demikian juga dengan Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA), khususnya petugas khatib salat Jumat. Ini disampaikan Kepala Badan Urusan Agama Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab (UEA), Mohammed Matar Salem bin Abid Alkaabi.

Dalam pertemuannya dengan Menag RI, Fachrul Razi di Abu Dhabi, Ahad (15/12/2019), Mohammed berbagi informasi seputar kebijakan pemilihan khatib Jumat dan penceramah di negaranya.

Menurutnya, ada tiga tipologi khatib dan penceramah, demikian dilansir suarasiber dari kemenag.go.id.


Pertama, khatib dan penceramah yang diberikan kebebasan untuk berkhotbah atau berceramah tanpa teks. Kedua, khatib dan penceramah yang diberikan kisi-kisi untuk selanjutnya dikembangkan oleh yang bersangkutan saat berceramah.

Ketiga, khatib dan penceramah yang hanya boleh membacakan naskah/teks yang disiapkan dan telah ditashih oleh General Authority of Islamic Affairs and Awqaf (Kementerian Urusan Agama Islam dan Waqaf).

Dalam pertemuan ini banyak yang dibahas keduanya. Termasuk ingin bersinergi agar fungsi masjid bisa dioptimalkan, tidak hanya sebagai tempat salat, melainkan menjadi pusat moderasi keislaman

Menteri Fachrul Razi mengapresiasi Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab, Husin Bagis yang telah memperkokoh jalinan sinergi Indonesia dan UEA, serta ikut membantu pengarusutamaan moderasi Islam di kancah dunia.

“Kami serius menjalin sinergi dengan UEA. Rancangan Memorandum of Understanding sedang dalam tahap finalisasi. Semoga paling lambat awal Januari 2020 sudah bisa diteken kedua belah pihak antara Pemerintah RI dan Pemerintah UEA,” tegas Menag. (man)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

James Cameron Ungkap Progres Cepat Produksi Film Avatar 3: Fire and Ash

Suarasiber.com - Sutradara waralaba Avatar, James Cameron, kembali memberikan...

Raja Eswatini Ini Memiliki 70 Istri dan Lebih dari 200 Anak

Suarasiber.com - Kerajaan Eswatini—sebelumnya bernama Swaziland—merupakan satu-satunya negara di...

Pendiri Bursa Kripto Thodex, Faruk Fatih Ozer, Ditemukan Tewas di Sel Tahanan Setelah Divonis 11.196 Tahun Penjara

Suarasiber.com (Angkara) – Faruk Fatih Ozer, pendiri sekaligus mantan...

Menteri AI Pertama di Dunia, Diella dari Albania, Siap Lahirkan 83 Asisten Digital untuk Parlemen

Suarasiber.com (Albania) - Perdana Menteri (PM) Albania Edi Rama...