Kamis, 4 Juni 2026

Petani Bintan Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Bawang Merah dan Cabai Merah

Tayang:


BINTAN (suarasiber) – Pemkab Bintan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian akan menjadikan beberapa kecamatan sebagai sentra ketahanan pangan dan pertanian. Diharapkan kebutuhan seperti bawang merah dan cabai merah bisa dipenuhi.

Usaha pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Bintan, dimulai tahun 2019 ini.
Hingga saat ini masyarakat Pemkab Bintan masih tergantung dengan Pulau Jawa dan Sumatera. Namun secara bertahap, Pemkab Bintan akan mengembangkan sektor pertanian di beberapa kecamatan yang potensial sebagai area pertanian.

”Bisa kita lihatlah, setiap tahunnya harga bahan pokok naik. Itu karena, hasil pertanian kita belum mampu memenuhi kebutuhan pangan. Seperti cabai maupun bawang merah. Termasuk penyediaan daging sapi,” kata H Apri Sujadi, usai mengadakan pertemuan dengan petani, baru-baru ini.


Pada kesempatan lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan, Khairul, mengungkapkan, tahun 2019 ini Pemkab Bintan akan menerima anggaran dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, untuk pengembangan pertanian cabai merah dan bawang merah.

Baca Juga:

http://suarasiber.com/ini-solusi-agar-listrik-pln-di-tambelan-nyala-24-jam/

Sekarang Tak Bisa Lagi Seenaknya Masukkan Seseorang ke Grup WhatsApp

Baru Diputar 6 Hari, My Stupid Boss 2 Tembus 1 Juta Penonton

Real Madrid Tumbang 1-2 di Kandang Valencia

Persaingan Manchester City dan Liverpool Semakin Memanas

Untuk tanaman cabai merah, sebut Khairul, akan dikembangkan di area seluas 25 hektare. Sedangkan usaha tani bawang merah, dikembangkan di area seluas 20 hektare.

Pengembangan tanaman ini dilakukan di Kecamatan Toapaya, Bintan Timur, Gunung Kijang dan sebagian di Seri Kuala Lobam. Kegiatan dimulai dari pelatihan sampai usahataninya, mencapai Rp1,3 miliar.

”Pelaksananya, langsung dari petani Bintan. Tapi perlu pendampingan,” tambahnya.

Selain itu, tambah Khairul, Bintan juga ingin mengembangkan sektor peternakan sapi, kambing dan unggas. Petani akan diberikan bantuan dalam menjalankan peternakan ini. Untuk peternakan sapi, bakal dipusatkan di Toapaya. Sedangkan kambing dan unggas dikembangkan di Kecamatan Gunung Kijang, serta Teluk Bintan.

”Dana untuk peternakan ini sekitar Rp770-an juta dari APBD Bintan. Kita juga akan memberikan bantuan alat pengolahan lahan pertanian kepada kelompok tani,” sebut Khairul.

”Harapannya, ke depan nanti, Bintan sebagai pusat atau sentra ketahanan pangan, pertanian dan peternakan,” sambungnya.

Sehingga beberapa komoditi penting termasuk bawang merah dan cabai merah bisa dipenuhi. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Bintan Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, Roby Kurniawan Sebut Hasil Kerja Kolektif Seluruh OPD

Bupati Bintan Roby Kurniawan menerima LHP LKPD Tahun Anggaran 2025 dari Kepala BPK Perwakilan Kepulauan Riau, Selasa (2/6/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Bupati Roby: Inovasi Harus Berkelanjutan, Galanova Award 2026 Jadi Pemacu Kinerja OPD Bintan

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyerahkan penghargaan Galanova Award 2026 kepada perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bintan sebagai peringkat I Kategori Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Terinovatif di Bintan, Selasa (2/6/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Bupati Roby Siapkan Layanan Home Care 21 Hari bagi Jemaah Haji Bintan yang Baru Pulang dari Tanah Suci

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyalami jemaah haji asal Bintan saat penyambutan kepulangan Kloter BTH 01 Embarkasi Batam di Aula Arafah I Asrama Haji Batam, Senin (1/6/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Bupati dan Wakil Bupati Bintan Hadiri Sholat Idul Adha, Serahkan Sapi Kurban Presiden RI

Bupati Bintan Roby Kurniawan di dampingi Sekda Bintan Ronny Kartika mengikuti Sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Lapangan Bola Kampung Simpangan KM 16, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Bintan, Rabu (27/5/2026). Foto - Diskominfo Bintan