Kamis, 4 Juni 2026

BUMD Tanjungpinang Diminta Fasilitasi Ketersediaan Kebutuhan Peternak Ayam

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Guna mengurangi ketergantungan peternak ayam di Tanjungpinang hanya dari para agen, Wawako Tanjungpinang Hj Rahma SIP meminta BUMD Makmur Bersama membantu menjembatani ketersediaan kebutuhan mereka.

“Seperti DOC (bibit ayam), pakan ternak dan obat-obatan kepada para peternak ayam,” kata Rahma saat memimpin rapat bulanan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang di ruang rapat kantor wali kota, Kamis (17/1/2019).

Hal ini disampaikan Rahma setelah mendengar pengakuan Muslimin, seorang peternak yang ikut rapat. Muslimin menjelaskan jika bibit ayam, pakan, dan obat-obatan dikendalikan oleh agen. Hal itu menyebabkan kesulitan di tingkat peternak, karena tingginya biaya produksi tidak dapat diikuti oleh kenaikan harga jual ayam.


Selanjutnya Pemko akan menggelar rapat dengan para peternak ayam.

Saat pembahasan inflasi, diketahui bahwa tingkat inflasi Kota Tanjungpinang per Desember 2018 berada pada angka 0,85 persen. Tingkat inflasi Kota Tanjungpinang per Desember 2018 itu masih jauh berada di bawah inflasi Kota Batam yang mencapai angka 1,20 persen. Menurut perhitungan BPS Kota Tanjungpinang, komoditi dominan yang memberi pengaruh terhadap besaran inflasi Tanjungpinang per Desember 2018 adalah sektor angkutan udara. Kenaikan harga tiket pesawat pada bulan Desember 2018, memberikan andil pada inflasi Tanjungpinang sebesar 0, 37 persen.

Baca Juga :

Dibangun Portugis 400 Tahun Lalu, Rutan Tanjungpinang Masih Tak Mempan Serangan Tikus dan Rayap

Bocah SD Tewas Terseret Arus Banjir di Tanjungpinang

Bangunan Berbiaya Rp11 Triliun Ini Diharapkan Jadi Ikon Baru Batam, Apa Itu?

Gigihnya Gubernur Kepri Ingatkan Pejabat Pusat untuk Membangun Jembatan Batam – Bintan

Para Perempuan Penghibur di Letung akan Dipulangkan Lewat Tanjungpinang dengan Kapal Bukit Raya

Ketua TPID Kota Tanjungpinang Drs Riono menambahkan bahwa untuk mempengaruhi harga bawang merah dan cabai merah di pasaran, BUMD telah mendatangkan bawang dan cabai merah dari Solok. Intervensi BUMD Tanjungpinang Makmur Bersama ini diharapkan mampu menekan kenaikan harga dua komoditi tersebut, hingga angka inflasi yang dipengaruhi oleh kedua komoditi itu mampu ditekan.

Sementara Bulog Subdivre Tanjungpinang melaporkan bahwa persediaan beras untuk Kota Tanjungpinang masih terjamin hingga dua bulan ke depan. Pasokan beras ke Tanjungpinang sendiri masih akan terus bertambah, karena saat ini tambahan persediaan beras untuk wilayah pelayanan Bulog Subdivre Tanjungpinang masing dalam perjalanan.

Dalam waktu dekat juga diadakan rapat dengan pengusaha, distributor dan Pelindo terkait dengan jam operasional bongkar muat barang di pelabuhan Batu 6.

“Karena panjangnya antrean bongkar muat berpengaruh pada biaya sandar yang juga mempengaruhi harga-harga barang kebutuhan pokok,” ungkap Riono. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Pot Bunga dan Bak Mandi Semen Tanjungpinang Makin Diburu, Berawal dari Belajar YouTube Kini Jadi Sumber Penghasilan

Pot bunga hias minimalis menghiasi pekarangan rumah modern, memberikan sentuhan estetika sekaligus mempercantik lanskap hunian,Selasa(2/6/2026). Foto - Istimewa

Wali Kota Lis Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Seberat 1,04 Ton di Tanjungpinang

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama tokoh agama dan masyarakat menyaksikan penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden RI seberat 1,04 ton di Masjid At-Taubah, Tanjungpinang, Rabu (27/5/2026). Foto - Diskominfo Tanjungpinang

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri