Suarasiber.com (Batam) – Pawai takbir Batam 2026 berlangsung meriah di sepanjang Jalan Engku Putri, Batam Centre, Jumat (20/3/2026) malam. Puluhan kendaraan hias menampilkan beragam kreasi seperti naga hitam, replika masjid, hingga miniatur kapal, menghidupkan suasana malam takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Gemuruh takbir, tahmid, dan tahlil menggema sepanjang rute pawai. Ribuan warga memadati kawasan Dataran Engku Putri sejak awal acara, menyaksikan iring-iringan mobil hias yang menampilkan simbol religius sekaligus kreativitas masyarakat. Pawai takbir Batam tahun ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga ruang ekspresi budaya Islami yang terus berkembang.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang hadir bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Firmansyah, serta jajaran Forkopimda dan kepala OPD, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat. Ia menilai pawai takbir Batam 2026 mencerminkan kekompakan dan semangat kebersamaan warga.
“Malam ini kita tidak hanya merayakan kemenangan, tetapi juga memperkuat persaudaraan. Pawai takbir ini adalah wujud kecintaan kita terhadap syariat Islam sekaligus tradisi yang harus terus kita lestarikan,” ujar Amsakar.
Menurutnya, pawai takbir bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sarana mempererat ukhuwah Islamiah dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat Batam. Ia juga menekankan pentingnya menjaga tradisi kendaraan hias bernuansa Islami sebagai identitas kota.
Koordinator pawai takbir Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini diikuti 37 kendaraan utama dan sekitar 40 kendaraan penggembira. Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, paguyuban, hingga pengurus masjid.
“Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp36 juta sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas peserta,” kata Leo.

Adapun rute pawai takbir dimulai dari Dataran Engku Putri, kemudian melintasi Simpang Pollux, Simpang Kepri Mall, Flyover Laluan Madani, Simpang Gelael, Bundaran Madani, kawasan Hotel 01, hingga Bundaran BP Batam, dan kembali berakhir di Kantor Wali Kota Batam.
Selain pawai takbir Batam 2026, Pemerintah Kota Batam juga menyiapkan 1.020 titik pelaksanaan Salat Idulfitri yang tersebar di seluruh wilayah. Rinciannya meliputi 943 masjid, 42 mushala, serta 35 lapangan dan halaman masjid.
Untuk pelaksanaan tingkat kota, Salat Id akan digelar di tiga lokasi utama, yaitu Dataran Engku Putri, Masjid Mahmud Riayat Syah, dan Masjid Baiturrahman.
Rangkaian perayaan Idulfitri 1447 H di Batam akan ditutup dengan kegiatan halal bihalal Wali Kota yang dipusatkan di Wisma Batam, hasil kolaborasi Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, pada pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Pawai takbir Batam 2026 menjadi simbol kemenangan umat Islam setelah menjalani ibadah Ramadan, sekaligus memperkuat persatuan dan identitas budaya Islami masyarakat. Tradisi ini diharapkan terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam perayaan Idulfitri di Batam setiap tahun. (***)
Editor Syaiful





