Suarasiber.com (Jakarta) – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi membuka periode voting publik untuk PSSI Awards 2026 mulai Selasa, 6 Januari hingga 26 Februari mendatang. Masyarakat dapat memberikan suara melalui laman resmi awards.pssi.org.
Pembukaan voting ini menandai babak baru penghargaan sepak bola nasional yang lebih terbuka, partisipatif, dan inklusif dengan melibatkan langsung suara para pencinta sepak bola Indonesia.
Cara Voting PSSI Awards 2026
Untuk memudahkan suporter, PSSI telah menyediakan panduan teknis yang memungkinkan proses voting dilakukan melalui ponsel maupun komputer.
Langkah pertama, pemilih mengunjungi laman awards.pssi.org. Setelah halaman utama terbuka, pilih menu “Vote Now! Who Should Win?” lalu klik tombol “VOTE NOW” untuk memulai proses pemilihan.
Sistem akan menampilkan sejumlah kategori penghargaan, seperti Men’s Player of the Year, Women’s Player of the Year, serta berbagai kategori performa lainnya. Pemilih dapat menentukan kategori yang diinginkan, kemudian memilih nominator favorit dengan menekan tombol “VOTE” di bawah foto kandidat. Tersedia pula fitur “Profile” bagi yang ingin melihat profil singkat masing-masing nominator.
Setelah menyelesaikan satu kategori, pemilih masih dapat melanjutkan ke kategori lainnya melalui tombol “VOTE OTHER CATEGORY”. PSSI mengimbau masyarakat memastikan seluruh pilihan telah diberikan sebelum periode voting ditutup.
Momentum 95 Tahun Perjalanan PSSI
PSSI Awards merupakan penghargaan resmi federasi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, dedikasi, dan kontribusi seluruh elemen yang terlibat dalam perkembangan sepak bola Indonesia.
Penghargaan ini tidak hanya diberikan kepada pemain di lapangan, tetapi juga kepada sosok dan institusi di balik layar yang menjadi fondasi ekosistem sepak bola nasional.
Peluncuran PSSI Awards juga menjadi bagian dari peringatan 95 tahun perjalanan PSSI. Ajang ini diharapkan menjadi standar baru penghargaan sepak bola Indonesia yang tidak hanya diputuskan secara internal, tetapi dipilih dan dirayakan bersama masyarakat.
Melalui mekanisme voting publik, PSSI menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan partisipasi. Sepak bola Indonesia dibangun secara kolektif, sehingga apresiasi atas pencapaian juga perlu melibatkan suara para suporter di seluruh Tanah Air.
Proses Kurasi Ketat oleh Panelis Independen
Sebelum memasuki tahap voting publik, PSSI Awards melalui proses seleksi berlapis oleh panelis independen yang mewakili berbagai sudut pandang dalam ekosistem sepak bola nasional.
Dari unsur legenda tim nasional, panelis terdiri atas Hermansyah, Rahmad Darmawan, dan Kurniawan Dwi Yulianto yang dinilai memiliki rekam jejak panjang serta pemahaman mendalam terhadap perkembangan sepak bola lintas generasi.
Sementara dari unsur pemain aktif, PSSI melibatkan Egy Maulana Vikri, Jordi Amat, Vini Silfianus, Thom Haye, dan Beckham Putra Nugraha. Kehadiran pemain yang masih aktif bertanding diharapkan mampu memberikan perspektif relevan terhadap standar performa dan profesionalisme sepak bola modern.
Unsur media diwakili oleh PSSI Pers, yakni Wina Setyawatie (Pikiran Rakyat), Ario Yosia (Bola.com), dan Rais Adnan (Skor.id). Peran media dinilai penting dalam menjaga objektivitas, konsistensi data, serta validasi capaian sepanjang musim kompetisi.
17 Kategori Penghargaan
Secara keseluruhan, PSSI Awards 2026 menghadirkan 17 kategori yang terbagi dalam dua kelompok besar, yaitu Performance Awards dan Special Recognition Awards.
Performance Awards mencakup sembilan kategori pencapaian individu pemain selama satu musim kompetisi, mulai dari pemain terbaik, penjaga gawang terbaik, pemain muda terbaik, hingga kategori momen teknis seperti gol, assist, dan penyelamatan terbaik.
Adapun Special Recognition Awards diberikan kepada individu maupun institusi yang dinilai berkontribusi signifikan terhadap pembangunan sepak bola nasional. Kategori ini mencakup wasit, asosiasi provinsi, program pembinaan, suporter, hingga figur penting di balik layar.
Dorong Rasa Memiliki Sepak Bola Nasional
PSSI berharap PSSI Awards tidak hanya menjadi ajang seremoni penghargaan, tetapi juga wadah partisipasi publik dalam menentukan arah dan wajah sepak bola Indonesia ke depan.
Lebih dari sekadar memilih pemenang, keterlibatan suporter diharapkan memperkuat rasa memiliki dan kebersamaan dalam membangun sepak bola nasional yang berprestasi dan berkelanjutan. (rls/sya)
Editor Yusfreyendi





