Suarasiber.com (Tanjungpinang) — Bulan Mei 2026 menjadi salah satu periode dengan jumlah hari libur nasional yang cukup padat. Sejumlah tanggal merah yang berdekatan dengan akhir pekan membuka peluang terjadinya long weekend yang berpotensi dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur.
Berdasarkan kalender nasional, terdapat tiga hari libur yang jatuh pada bulan Mei 2026, yakni Hari Buruh Internasional, Kenaikan Isa Almasih, dan Hari Raya Waisak.
Hari Buruh Internasional diperingati pada Jumat, 1 Mei 2026. Posisi ini langsung menciptakan akhir pekan panjang pada awal bulan karena berlanjut dengan Sabtu dan Minggu.
Selanjutnya, Kenaikan Isa Almasih jatuh pada Kamis, 14 Mei 2026. Jika pemerintah menetapkan cuti bersama pada Jumat, 15 Mei 2026, maka masyarakat berpotensi menikmati libur empat hari berturut-turut hingga Minggu, 17 Mei 2026.
Adapun Hari Raya Waisak 2570 BE jatuh pada Sabtu, 23 Mei 2026. Meski bertepatan dengan akhir pekan, libur ini tetap menjadi momentum penting bagi umat Buddha untuk menjalankan ibadah.
Berikut daftar tanggal merah selama Mei 2026:
• Jumat, 1 Mei 2026: Hari Buruh Internasional
• Kamis, 14 Mei 2026: Kenaikan Isa Almasih
• Sabtu, 23 Mei 2026: Hari Raya Waisak 2570 BE
Sejumlah pengamat menilai padatnya hari libur pada Mei 2026 berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat, terutama ke destinasi wisata unggulan di berbagai daerah.
Kondisi ini juga diperkirakan berdampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Lonjakan kunjungan wisatawan domestik dinilai akan mendorong okupansi hotel, penjualan tiket transportasi, serta aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Namun demikian, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan sejak dini guna menghindari kepadatan, terutama pada moda transportasi darat dan udara.
Selain itu, pemerintah dan operator transportasi diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan pergerakan penumpang agar tetap menjaga kelancaran dan kenyamanan selama periode libur panjang.
Dengan susunan kalender yang menguntungkan, Mei 2026 dinilai menjadi momentum ideal bagi masyarakat untuk beristirahat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.(znl)
Editor Syaiful





