Suarasiber.com (Batam) – Batam kembali mencatat prestasi penting dalam upaya pencegahan korupsi. Berdasarkan hasil Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tahun 2025, Pemerintah Kota Batam meraih nilai 94,21 persen, menempatkan Batam sebagai daerah terbaik di Provinsi Kepulauan Riau dan masuk peringkat ke-13 nasional dalam pencegahan korupsi.
Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa tata kelola pemerintahan di Kota Batam berjalan ke arah yang semakin transparan, akuntabel, dan berintegritas. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Pemkot Batam dinilai berhasil mendorong penguatan sistem birokrasi yang bersih sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Hasil MCSP KPK Tahun 2025 itu menempatkan Batam di posisi teratas tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Secara nasional, Batam juga berhasil menembus 13 besar daerah dengan capaian pencegahan korupsi terbaik. Nilai 94,21 persen yang diraih Batam bahkan jauh melampaui rata-rata nasional yang tercatat sebesar 69,55 persen.
Penilaian MCSP KPK sendiri mencakup delapan area intervensi strategis. Delapan area itu meliputi perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengawasan internal oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), manajemen aparatur sipil negara (ASN), pengelolaan barang milik daerah, serta optimalisasi pendapatan daerah. Dari sejumlah indikator tersebut, Batam mencatat skor sangat tinggi, terutama pada sektor pengadaan barang dan jasa yang mencapai 98,23 persen serta manajemen ASN sebesar 98,16 persen.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas. “Capaian ini bukan sekadar angka, melainkan wujud komitmen Pemerintah Kota Batam dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan dapat dipercaya masyarakat,” ujar Rudi, Selasa (17/3/2026)
Keberhasilan Batam dalam MCSP KPK 2025 tidak lepas dari konsistensi kebijakan yang diarahkan pada penguatan pengawasan dan pembenahan sistem kerja pemerintahan. Amsakar-Li Claudia disebut terus mendorong perbaikan di berbagai sektor strategis agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan program.
Meski mencatat hasil tinggi, Pemerintah Kota Batam tidak berhenti pada capaian tersebut. Evaluasi tetap dilakukan secara berkelanjutan terhadap sejumlah aspek yang masih memerlukan penguatan. Beberapa sektor yang masih menjadi perhatian adalah pengelolaan barang milik daerah, optimalisasi pendapatan daerah, serta pengawasan internal agar semakin efektif.
Selain itu, kualitas pelayanan publik juga terus didorong untuk ditingkatkan. Salah satu fokus pembenahan berada pada aspek transparansi tata ruang yang dinilai masih memerlukan penyempurnaan di sejumlah wilayah. Langkah ini dinilai penting agar upaya pencegahan korupsi tidak hanya berhenti pada aspek administratif, tetapi juga menyentuh layanan yang langsung dirasakan masyarakat.
Ke depan, Inspektorat Daerah Kota Batam bersama organisasi perangkat daerah terkait akan memperkuat koordinasi lintas sektor. Pemantauan terhadap pemenuhan data dukung MCSP akan ditingkatkan, sekaligus mempererat sinergi dengan KPK. Pemerintah Kota Batam juga berencana melakukan benchmarking dengan daerah-daerah berprestasi untuk mengadopsi praktik terbaik dalam pencegahan korupsi.
Prestasi Batam sebagai daerah terbaik pencegahan korupsi se-Kepri dan masuk 13 besar nasional menjadi sinyal bahwa arah pembangunan birokrasi di kota ini berada di jalur yang tepat. Dengan nilai MCSP KPK 2025 mencapai 94,21 persen, Amsakar-Li Claudia sukses membawa Batam menjadi salah satu daerah dengan kinerja pencegahan korupsi terbaik di Indonesia. Capaian ini sekaligus mempertegas komitmen Pemkot Batam untuk terus menjaga integritas, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan meningkatkan pelayanan publik demi memperbesar kepercayaan masyarakat. (***)
Editor Syaiful





