Jumat, 5 Juni 2026

7 Masjid Besar di Jalur Pantura yang Cocok untuk Singgah Saat Mudik Lebaran

Tayang:


Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Perjalanan mudik melalui Jalur Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa selalu menjadi pilihan banyak pemudik setiap tahun. Rute ini dikenal strategis karena menghubungkan berbagai kota besar sekaligus memiliki banyak fasilitas pendukung di sepanjang jalannya.

Selain tempat makan dan rest area, jalur ini juga dipenuhi masjid-masjid besar yang nyaman untuk beribadah sekaligus beristirahat. Keberadaan masjid tersebut tentu sangat membantu pemudik muslim yang ingin menunaikan salat di tengah perjalanan jauh.

Tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, beberapa masjid di sepanjang jalur Pantura juga memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang menarik. Bahkan, sebagian di antaranya menjadi destinasi wisata religi yang cukup populer di kalangan masyarakat.


Berikut beberapa masjid yang bisa menjadi tempat singgah saat melintasi jalur Pantura.

1. Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid megah yang berada di Kota Semarang ini menjadi salah satu ikon religi di Jawa Tengah. Bangunannya memadukan arsitektur Timur Tengah dan Eropa dengan enam payung raksasa di pelatarannya.

Ruang salat di dalam masjid sangat luas dan nyaman, sehingga cocok menjadi tempat beristirahat sejenak bagi pemudik. Selain beribadah, pengunjung juga sering memanfaatkan area sekitarnya untuk berfoto atau berjalan santai.

Lokasi: Jalan Gajah Raya, Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah.

2. Masjid Sunan Ampel

Masjid ini merupakan salah satu situs bersejarah yang dibangun oleh tokoh Wali Songo, Sunan Ampel, pada tahun 1421. Arsitekturnya mencerminkan perpaduan budaya Jawa kuno, Arab, serta pengaruh Hindu-Buddha.

Di sekitar kawasan masjid terdapat pasar yang menjual berbagai oleh-oleh khas religi. Hal ini menjadikan kawasan tersebut ramai dikunjungi peziarah maupun wisatawan.

Lokasi: Jalan Ampel Masjid No. 53, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, Jawa Timur.

3. Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Masjid bersejarah ini merupakan salah satu yang tertua di Kota Cirebon. Bangunannya sudah berdiri sejak tahun 1480 dan hingga kini masih digunakan untuk aktivitas ibadah.

Salah satu tradisi unik di masjid ini adalah azan yang dikumandangkan oleh tujuh muazin secara bersamaan. Tradisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Lokasi: Jalan Kasepuhan, Kompleks Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat.

4. Masjid Agung Brebes

Masjid ini terletak tepat di sisi barat Alun-Alun Kota Brebes. Walaupun telah berdiri sejak tahun 1836, desain arsitekturnya tetap terlihat modern.

Fasilitasnya cukup lengkap dengan area wudu dan kamar mandi yang bersih. Lokasinya yang berada di pusat kota membuatnya mudah dijangkau oleh pemudik yang melintasi jalur Pantura.

Lokasi: Jalan Ustad Abas No. 7, Kauman, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

5. Masjid Agung Kota Tegal

Masjid ini dikenal memiliki desain atap bertumpang khas arsitektur Jawa. Meski telah berdiri sejak sekitar tahun 1830, bangunannya masih terawat dengan baik.

Letaknya yang dekat dengan alun-alun kota membuat pemudik bisa sekaligus beristirahat atau berjalan-jalan di area sekitar setelah menunaikan salat.

Lokasi: Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah.

6. Masjid Agung Nurul Kalam

Masjid ini memiliki area yang cukup luas dan fasilitas yang memadai untuk pemudik. Tempat wudu dan kamar mandi juga terjaga kebersihannya.

Menjelang waktu berbuka puasa, kawasan sekitar masjid biasanya dipenuhi pedagang takjil. Pemudik dapat membeli makanan ringan untuk berbuka saat azan Magrib tiba.

Lokasi: Jalan Mochtar, Kebondalem, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

7. Masjid Cut Meutia

Masjid ini memiliki arsitektur unik yang menyerupai bangunan kolonial Belanda. Hal tersebut karena bangunan ini awalnya merupakan kantor pemerintahan pada masa kolonial.

Meski tidak memiliki kubah seperti masjid pada umumnya, ruang salatnya tetap nyaman dan bersih. Masjid ini menjadi pilihan bagi pemudik yang memulai perjalanan dari Jakarta.

Lokasi: Jalan Taman Cut Mutia No.1, Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Keberadaan masjid-masjid tersebut menjadi fasilitas penting bagi para pemudik yang menempuh perjalanan panjang di jalur Pantura. Selain untuk menunaikan ibadah, tempat-tempat ini juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi beristirahat agar perjalanan menuju kampung halaman tetap aman dan nyaman. (***/sya)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI

UU P2SK Resmi Disahkan DPR, Perkuat OJK dan LPS hingga Bentuk Satgas Pinjol serta Judi Online

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menyerahkan dokumen kepada pimpinan DPR RI saat Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto - kemenkeu.go.id

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau Infrastruktur Energi di Sumatera Barat, Pastikan Distribusi BBM dan LPG Tetap Andal

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso (kedua kanan), meninjau operasional agen LPG saat kegiatan Management Walkthrough (MWT) di Sumatera Barat, Selasa (2/6/2026). Foto - Istimewa

Pasukan TNI Kontingen Garuda UNIFIL Kembali ke Tanah Air, Raih Penghargaan Internasional dan Harumkan Nama Indonesia

Asops Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyerahkan penghargaan kepada personel Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL saat penyambutan pasukan perdamaian PBB di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026). Foto - Puspen TNI