free page hit counter

Serahkan Bantuan Rumah di Cianjur, Jokowi: Jangan Diambil Semua, Nanti Jadi Motor

Loading...

Suarasiber.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengunjungi warga Cianjur yang terdampak bencana, Kamis (8/12/2022). Kali ini, Presiden menyerahkan bantuan kepada para korban.

Namun ada perubahan jumlah yang diterima warga. Sebelumnya, untuk kerusakan rumah yang berat bantuannya Rp50 juta, sedang Rp30 juta dan ringan Rp10 juta. Namun saat penyerahan disampaikan jika jumlahnya ditambah, Rp50 juta menjadi Rp60 juta, yang Rp30 juta menjadi 35 dan yang Rp10 juta menjadi Rp15 juta.

Angka sebelumnya sama dengan bantuan yang diberikan untuk NTB dan Palu. “Tetapi tadi malam saya itung-itung lagi. Tadi pagi saya sampaikan ke Menteri Keuangan, ada uang tidak? Ternyata ada sedikit,” kata Jokowi dilansir dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (8/12/2022).

Presiden berpesan agar perbaikan rumah segera diperbaiki. Bahan yang masih bisa digunakan untuk dimanfaatkan. Penerima bantuan juga hanya bisa menarik uangnya secara bertahap, tidak bisa sekaligus.

Belajar dari pengalaman sebelumnya, jika bantuan bisa ditarik semuanya dalam sekali waktu, tidak jadi barang, tidak jadi rumah.

“Ada yang justru jadi sepeda motor,” sindir Presiden disambut tawa warga.

Ia tak ingin hal seperti itu terjadi di Cianjur. Uang bantuan ditegaskannya agar diperuntukkan memperbaiki rumah.

Pada kesempatan ini ada warga yang bertanya, bagaimana prosedurnya karena khawatir rumah dengan kerusakan ringan dilaporkan rusak berat atau sebaliknya. Presiden pun menanggapinya, kriterianya jelas ada di Kementerian PU.

“Yang menentukan bukan Bapak Ibu, ada wasitnya. Kalau Bapak Ibu yang mengajukan ya nanti semua rusak berat semua,”

Disebutkan Jokowi, ada 53.408 rumah rusak di Cianjur. Dan warga yang mendapatkan bantuan hari ini diharapkan bersyukur karena termasuk yang awal menerimanya. (eko)

Editor Yusfreyendi

Loading...