Selasa, 9 Juni 2026

Warga Inggris Dianggap Menghina Batik Digeruduk Netizen, Berujung Minta Maaf

Tayang:


Suarasiber.com – Seorang warga negara Inggris yang berprofesi sebagai political youtuber, Mahyar Tousi akhirnya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas komentarnya yang dianggap menghina batik.

Masalah ini berawal saat ia mengomentari batik yang dikenakan PM Inggris Rishi Sunak, PM Kanada Justin Pierre James Trudeau, Presiden FIFA Gianni Infantino, Ketua Eksekutif Forum Ekonomi Dunia Davos Klaus Martin Schwab, dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Kelimanya menghadiri gala dinner yang dihadiri para kepala daerah peserta KTT G20 di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kabupaten Badung, Bali pada Selasa (15/11/2022) malam WIB. Semuanya mengenakan batik dengan warna yang berbeda.


Tousi menulis status yang berisi ejeken terhadap warisan budaya Indonesia tersebut. “Apa yang dikenakan para idiot ini?” ucapnya.

Melihat hal itu netizen Indonesia langsung menyerbu medsos Mahyar.

“Sekali lagi, saya mohon maaf atas pelanggaran yang tidak disengaja yang disebabkan oleh tweet yang bercanda tentang pemimpin G20 yang mengenakan pakaian adat Indonesia. Kami di Inggris membuat lelucon tentang Sunak dan Trudeau yang memakainya tidak memiliki niat buruk dan tidak mengetahui budayanya,” cuitnya di Twitter, @MahyarTousi dikutip suarasiber.com di Tanjungpinang, Kamis (17/11/2022).

Menurutnya, ia hanya ingin mengkritik Perdana Menteri Inggris (PM) Inggris Rishi Sunak dan PM Kanada Justin Pierre James Trudeau. Tousi pun menyampaikan, tidak ada niatan untuk menghina budaya lokal Indonesia.

Namun ia akhirnya tak mampu menerima serangan dan kemarahan netizen Indonesia dan menyerah lalu meminta maaf.

Selain Mahyar, netizen Indonesia juga menghujani komentar ke akun @sophielouisecc yang menggungah foto sama dengan narasi mempertanyakan kelima pejabat itu memakai batik. Sophie Corcoran adalah penyiar radio yang tinggal di Essex, Inggris.

Mendapatkan banyaknya kritikan dan komentar, Sophie hanya membela diri jika pernyataanya bukan hal yang kpntroversial dengan tetap membiarkan akunnya dipenuhi kritikan dan cacian. (eko)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

World Ocean Day 2026: KKP Ajak Masyarakat Kenali Laut dan Ambil Aksi Nyata Demi Masa Depan Indonesia

Sejumlah narasumber mengikuti sesi talkshow tentang tata kelola laut di tingkat global dalam rangka peringatan World Ocean Day dan Coral Triangle Day 2026 di Peninsula Island, ITDC Nusa Dua, Bali, Minggu (7/6/2026). Foto - Yayasan WWF Indonesia

Prabowo Kirim Pesan Kuat dari Jenewa, Indonesia Resmi Perkuat Perlindungan Awak Kapal Perikanan Lewat Ratifikasi ILO 188

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyerahkan instrumen asli ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Sektor Penangkapan Ikan kepada Direktur Jenderal ILO di Jenewa, Swiss, dalam rangka Konferensi Perburuhan Internasional (ILC) ke-114. Foto - Humas Kemnaker

Enam Kali Dipercaya Singapura, pulaupenyengat.id Sukses Kenalkan Budaya Melayu ke Dunia

Platform wisata dan budaya pulaupenyengat.id kembali membuktikan perannya sebagai...

Ery Suandi dan Muhd. Dali Kenakan Jas Demokrat, Resmi Menjadi Keluarga Besar Partai Demokrat

Ketua DPD Partai Demokrat Kepri bersama jajaran pengurus berfoto sambil bergandengan tangan usai Musda V Demokrat Kepri di Ballroom Golden View Hotel, Batam, (7/6/2026).Foto - Suarasiber.com /Zainal