free page hit counter

Rahma Persilakan Gunakan Lapangan Pamedan Gratis untuk Atraksi Budaya

Loading...

Suarasiber.com – Enam sanggar seni Jawa Timur yang ada di Tanjungpinang menyelenggarakan Gebyar Seni Jawa Timur di Lapangan Pamedan, Rabu (31/8/2022) malam.

Keenam sanggar itu dari Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Malang, Tulungagung, Kediri dan Banyuwangi.

Dalam kegiatan untuk menyemarakkan 17 Agustus ini, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, mengapresiasi kekompakan warga Jawa Timur.

“Mana warga Jawa Timur? Mana Warga Tanjungpinang?” tanya Rahma disambut tepuk tangan.

gebyar jatim -8ytfgjkl
Penonton membludak bahkan sebelum acara utama dimulai. Foto – suarasiber

“Dengan penyelenggaraan gebyar seni budaya ini tentunya selain untuk melestarikan kesenian tradisional dan menghibur masyarakat, juga sekaligus bentuk silaturahmi masyarakat Jawa Timur meski di tanah rantau dengan melestarikan budaya daerahnya,” ungkapnya.

Disampaikannya, Pemkot Tanjungpinang mempersilakan masyarakat menggunakan Lapangan Pamedan untuk atraksi budaya secara gratis.

Ketua Panitia Pelaksana, Winarno berterima kasih atas dukungan pemerintah dan berharap kegiatan semacam ini turut membawa manfaat bagi masyarakat.

Pantauan suarasiber.com, kira-kira 1.000 warga datang ke lokasi acara. Bahkan sebelum acara dimulai, penonton sudah mengelilingi arena sehingga yang belakangan datang tak bisa menyaksikan atraksi yang digelar.

Sebagian penonton mencoba berdiri di atas tembok taman air untuk mencoba menyaksikan para penari beraksi. Foto – suarasiber

Meski panitia meminta penonton di depan untuk duduk, namun hal ini tak berdampak.

“Seharusnya dibuatkan panggung. Saya ke sini untuk mengenalkan Reog Ponorogo dan sebagainya ke anak, tetapi sama sekali nggak bisa lihat. Lain kali harus dipertimbangkan panitia,” ujar Ningsih, warga Batu 9 yang datang bersama anaknya yang berusia 5 tahun.

Namun secara umum, gelaran ini berjalan sukses. Selain warga untuk menonton, puluhan pedagang juga menikmati rezekinya. Termasuk tukang parkir. (zainal)

Editor Nurali Mahmudi

Loading...