Jumat, 5 Juni 2026

Hadapi Angin Musim Utara, Tiap Desa Tangguh di Bintan “Dikawal” 20 Orang

Tayang:


Suarasiber.com – Menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam akhir tahun 2021, setiap desa tangguh di Kabupaten Bintan, Kepri, dikawal 20 orang terlatih.

Persiapan ini dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan dengan pelatihan.

“Ini untuk menghadapi fenomena alam menjelang akhir tahun 2021 ini. Tenaga desa tangguh ini akan membantu masyarakat, jika terjadi bencana alam di akhir tahun atau memasuki angin musim utara ini,” ungkap Plt Kepala BPBD Bintan Ramlah, Senin (29/11/2021).


Untuk menghadapi angin musim utara atau la nina tersebut, pelatihan yang dilakukan meliputi:

  • Kebijakan manajemen bencana.
  • Kemampuan mandiri tingkat desa.
  • Panduan alur proses pengajuan bantuan sosial yang tidak dapat direncanakan sebelumnya.
  • Pentingnya menjaga lingkungan hidup agar tidak terjadi bencana.
  • Peran serta masyarakat dalam pencegahan kebakaran.

Disampaikan Ramlah, dari 51 desa/kelurahan di Bintan, saat ini baru 4 yang memiliki tim desa tangguh.

Ramlah mengharapkan, desa tangguh bencana yang sudah dibentuk dan ditetapkan mampu menciptakan masyarakat desa yang tanggap dan siaga bencana. Tujuannya guna penanggulangan risiko bencana agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Para tenaga desa tangguh bencana ini harus mengenali potensi bencana yang ada di desa. Tanggap ketika terjadi bencana. Dan mampu secara mandiri melakukan proses penanganan terjadinya bencana.

Ramlah juga berpesan, “agar masyarakat selalu waspada di masa La Nina ini. Terutama bagi nelayan yang ingin melaut,” tambah Ramlah.

Apa Itu La Nina?

Melansir laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), La Nina adalah fenomena ketika suhu muka laut di Samudera Pasifik bagian tengah mengalami pendinginan di bawah kondisi normalnya.

Pendinginan suhu muka laut ini mengurangi potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia secara umum.

BMKG memprakirakan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan dilanda La Nina sejak Oktober – Februari 2022. Fenomena cuaca ekstrem tersebut perlu diwaspadai lantaran seringkali menimbulkan bencana.

Pada periode peralihan musim ini harus diwaspadai fenomena cuaca ekstrem yang sering muncul, seperti hujan lebat, angin puting beliung, angin kencang. Meskipun periodenya singkat, tapi sering memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.

Kewaspadaan dalam menghadapi musim hujan ini harus ditingkatkan pada periode puncak musim hujan yang diprediksi akan dominan terjadi pada Januari dan Februari 2022, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor.

Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengingatkan masyarakat agar mewaspadai datangnya fenomena La Nina menjelang akhir tahun ini.

Dari peristiwa La Nina tahun 2020, hasil kajian BMKG menunjukkan bahwa curah hujan mengalami peningkatan pada November hingga Januari, terutama di wilayah Sumatra Selatan, Jawa, Bali, NTT, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan.

Atas dasar itu, La Nina tahun ini diprediksikan relatif sama dan akan berdampak pada peningkatan curah hujan bulanan berkisar antara 20 sampai 70 persen di atas normal.

“Dengan adanya potensi peningkatan curah hujan pada periode musim hujan tersebut, maka perlu kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi lanjutan dari curah hujan tinggi yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi,” ujar Dwikorita. (zainal)

Editor Yufreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Bintan Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, Roby Kurniawan Sebut Hasil Kerja Kolektif Seluruh OPD

Bupati Bintan Roby Kurniawan menerima LHP LKPD Tahun Anggaran 2025 dari Kepala BPK Perwakilan Kepulauan Riau, Selasa (2/6/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Bupati Roby: Inovasi Harus Berkelanjutan, Galanova Award 2026 Jadi Pemacu Kinerja OPD Bintan

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyerahkan penghargaan Galanova Award 2026 kepada perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bintan sebagai peringkat I Kategori Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Terinovatif di Bintan, Selasa (2/6/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Bupati Roby Siapkan Layanan Home Care 21 Hari bagi Jemaah Haji Bintan yang Baru Pulang dari Tanah Suci

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyalami jemaah haji asal Bintan saat penyambutan kepulangan Kloter BTH 01 Embarkasi Batam di Aula Arafah I Asrama Haji Batam, Senin (1/6/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Bupati dan Wakil Bupati Bintan Hadiri Sholat Idul Adha, Serahkan Sapi Kurban Presiden RI

Bupati Bintan Roby Kurniawan di dampingi Sekda Bintan Ronny Kartika mengikuti Sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Lapangan Bola Kampung Simpangan KM 16, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Bintan, Rabu (27/5/2026). Foto - Diskominfo Bintan