free page hit counter

Liburan? Ke Horas Samosir Fiesta Saja, Yuk!

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Danau Toba, sudah tahu karena memang terkenal sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara. Namun tahukan kamu para traveller jika ada Horas Samosir Fiesta?

Bahkan acara ini berlangsung hingga 29 Desember 2019. Salah satu suguhan yang mendunia ialah Samosir Music International (SMI) 2019 yang berlangsung 23 – 24 Agustus 2019. SMI menjual pesona lain dari Danau Toba di Sumatera Utara.

Dilansir dari kemenpar.go.id, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Dessy Ruhati, di Toba, Samosir, Ahad (25/8/2019) mengatakan SMI 2019 akan semakin meningkatkan “awareness” wisatawan nasional, regional, juga internasional terkait Danau Toba.

Penyelenggaraan SMI juga akan membantu mendongkrak kunjungan wisman pada tahun ini, yang ditargetkan 20 juta orang. SMI 2019 merupakan yang ke-5 kalinya.

Usai SMI 2019, Horas Samosir Fiesta akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan Samosir Lake Toba Ultra (20-21 September 2019), Lake Toba Film Festival (15-16 November 2019) dan Christmas Season (28-29 Desember 2019).

Penampilan Musisi Mancanegara

horas samosir fiesta 2019
Foto – kemenpar.go.id

Horas Samosir Fiesta sendiri merupakan program pengembangan pemasaran pariwisata yang bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dan Danau Toba pada umumnya.

SMI 2019 berlangsung di panggung terbuka Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, Samosir, Sumatra Utara. Acara dibuka dengan suguhan tari tortor yang dibawakan puluhan orang tua dan anak-anak dari beberapa sanggar. Ribuan penonton tercatat hadir selama dua hari penyelenggaraan acara.

Hari pertama, musisi yang tampil diantaranya musisi lokal seperti Jajabi Band, Tongam Sirait serta penyanyi yang juga penulis novel, Moly Moore serta kelompok asal Malaysia, Salammusik.

Puncak acara berlangsung pada hari kedua yang diisi dengan penampilan Viky Sianipar. Musisi, komposer serta produser berdarah Batak ini dikenal dengan kemampuannya memainkan ragam alat musik modern dan tradisional. Ia memiliki ciri khas dengan selalu menyelipkan nuansa tradisional, khususnya Batak di setiap karyanya. Penampilan musisi 43 tahun itu sontak disambut meriah penonton.

Selain Viky Sianipar, juga tampil penyanyi jebolan Indonesian Idol Alex Rudiart, Bagjuice dari Belanda, San & Preaches dari Jerman, dan musisi asal Swedia Hermann Delago.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, SMI 2019 dapat meningkatkan “awareness” wisatawan nasional, regional, dan international terhadap destinasi Danau Toba. Kegiatan ini juga dapat mengangkat dan memperkenalkan budaya Batak di mata internasional.

“Melalui Samosir Music International, diharapkan mampu memperkuat promosi wisata (branding) di daerah setempat. Secara langsung, event ini juga akan berdampak positif pada tingkat hunian hotel dan pendukung wisata lainnya,” kata Menpar Arief Yahya.

Horas Samosir Fiesta 2018 Gemerlap 12 Event

horas samosir fiesta 2018
Foto – kemenpar.go.id

Penyelenggaraan Horas Samosir Fiesta dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan kunjungan wisman. Pada 2018 lalu, acara ini meluncurkan 12 event, tiga diantaranya berskala internasional.

Disampaikan oleh Bupati Samosir, Rapidin Simbolon kala itu, tiga event pariwisata menjadi unggulan. Ketiganya yaitu Samosir Music International, Gran Fondo New York (GNFY) Championship Asia, dan Samosir Lake Toba Ultra Marathon.

Menurutnya, Horas Samosir Fiesta tahun sebelumnya pun mampu mengundang wisman ke Danau Toba. Tahun 2017 ia mencatat sektor pariwisata turut mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Samosir.

Realisasi PAD meningkat 81 persen dari tahun sebelumnya. Semula Rp39 miliar meroket ke Rp71 miliar per tahun dan 55 persen diantaranya dari sektor wisata. Penasaran kan dengan Horas Samosir Fiesta? (man)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •