Suarasiber.com (Padang Pariaman) – Operasi pencarian korban longsor di kawasan Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Padang Panjang, kembali menunjukkan perkembangan penting. Dua dari tiga prajurit TNI AD Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) yang sebelumnya hilang kontak saat melakukan evakuasi berhasil ditemukan dalam keadaan gugur.
Ketiga prajurit tersebut—Serda Robi (Babinsa Koramil X/Koto Kodim 0307/Tanah Datar), Prada Zeni Marpaung, dan Pelda Yudi Gusnadi dari Subdenpom XX/5 Padang Panjang—dilaporkan hilang setelah turun langsung membantu warga yang terdampak banjir dan longsor. Mereka berada di garis terdepan operasi kemanusiaan ketika bencana melanda kawasan tersebut.
Serda Robi menjadi prajurit pertama yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan telah dievakuasi sejak hari sebelumnya. Sejak itu, tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta unsur pemerintah daerah terus melakukan pencarian intensif terhadap dua personel lainnya.
Upaya tanpa henti tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 14.05 WIB, tim gabungan menemukan satu jenazah di aliran Sungai Batang Anai, wilayah Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Setelah proses identifikasi oleh Tim Inafis Polda Sumbar, dipastikan bahwa korban adalah Prada Zeni Marpaung.
Dengan temuan ini, dua prajurit terbaik bangsa—Serda Robi dan Prada Zeni Marpaung—telah dipastikan gugur dalam tugas kemanusiaan. Pengabdian keduanya menjadi simbol keberanian dan keteguhan prajurit TNI dalam melindungi masyarakat di tengah bencana.
Kapendam XX/TIB, Letkol Kav Taufiq, S.Sos., M.M., menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus apresiasi atas dedikasi para prajurit tersebut.
“Mereka adalah prajurit terbaik yang gugur saat menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya di wilayah Sumbar. Mari kita berdoa bersama agar bencana ini segera berakhir,” ujarnya.
Sementara itu, pencarian terhadap satu personel yang masih hilang, yakni Pelda Yudi Gusnadi, tetap dilanjutkan. Tim gabungan terus menyisir area sungai dan wilayah terdampak lainnya untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan.
Pengabdian Serda Robi dan Prada Zeni Marpaung diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit TNI dan pengingat bahwa tugas kemanusiaan adalah kehormatan tertinggi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. (rls/sya)
Editor Yusfreyendi





