Suarasiber.com (Batam) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan sebagai salah satu program prioritas Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.
Hingga 2025, tercatat 11.501 pekerja rentan di Batam telah resmi terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah tersebut akan bertambah signifikan dengan rencana penyaluran 12.847 kartu tambahan melalui APBD Perubahan 2025, sehingga total peserta yang terlindungi mencapai lebih dari 24.000 pekerja.
Data tersebut disampaikan saat Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menerima kunjungan audiensi dan silaturahmi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam di Ruang Kerja Sekda, Kantor Wali Kota Batam, Rabu (26/11/2025).
Rombongan BPJS Ketenagakerjaan dipimpin oleh Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Kota Batam, Muhammad Zuhri Bahri. Ia turut didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam, Suci Rahmad, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sekupang, Budi Pramono. Pertemuan tersebut membahas strategi optimalisasi kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Batam.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kami menyambut baik kedatangan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam dalam rangka memperkuat sinergi peningkatan kepesertaan jaminan sosial,” ujar Firmansyah.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan yang selama ini mendukung perluasan perlindungan bagi pekerja rentan di Batam.
“Semoga komitmen kita bersama terus berlanjut dalam mendukung kebijakan Pemerintah Kota Batam di bawah arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” tambahnya.
Pemko Batam bersama BPJS Ketenagakerjaan bertekad menjaga keberlanjutan program perlindungan ketenagakerjaan demi memberikan rasa aman dan perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja, khususnya kelompok rentan. (rls/sya)
Editor Yusfreyendi





