Jumat, 5 Juni 2026

Pimpinan Daerah Kepri dan Batam Sambut Aksi Mahasiswa dengan Dialog Terbuka, Kamaluddin: Aspirasi Mereka Patut Dihargai

Tayang:


Suarasiber.com (Batam) – Aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung DPRD Kota Batam, Senin (1/9/2025), disambut dengan tangan terbuka oleh sejumlah pimpinan daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Pemerintah Kota Batam.

Para mahasiswa diterima untuk berdialog langsung di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Batam, dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Batam, H. Muhammad Kamaluddin.

Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pejabat daerah, antara lain Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syafrudin, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandragupta, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, Wakapolda Kepri Brigjen Anom Wibowo, Dandim Batam Letkol Arh Yan Eka Putra, serta Dankodaeral IV Laksma TNI Berkat Widjanarko.


Foto – istimewa via humas dprd batam

Dari unsur legislatif, hadir pula Wakil Ketua I DPRD Batam H. Aweng Kurniawan dan Wakil Ketua II Budi Mardiyanto, S.E., M.M., bersama hampir seluruh anggota dewan yang ikut menyambut rombongan mahasiswa.

“Kami mengapresiasi kedatangan adik-adik mahasiswa yang datang menyampaikan aspirasinya. Kita semua turut prihatin dengan peristiwa yang terjadi di berbagai daerah, termasuk di Jakarta, dan berduka atas jatuhnya korban jiwa,” ujar Kamaluddin dalam sambutannya.

Aksi damai tersebut diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia Kerakyatan Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Batam, serta beberapa universitas di Batam.

Koordinator BEM SI Kerakyatan Wilayah Sumbagut, Muryadi Agustiawan, menyampaikan rasa kecewanya karena sebelum aksi berlangsung, ia menduga sempat terjadi intimidasi terhadap dirinya dan keluarganya.

“Kami melakukan aksi ini dilindungi undang-undang. Namun setelah mengantarkan surat pemberitahuan aksi ke Polres, saya mendapat intervensi luar biasa sampai kepada keluarga,” ungkapnya.

Meski demikian, Muryadi mengaku menghormati saran agar aksi dilaksanakan di satu titik saja, yaitu di Gedung DPRD Batam, meskipun semula direncanakan berlangsung di tiga lokasi — Mapolda Kepri, Kantor Wali Kota Batam, dan Kantor DPRD Batam.

Foto – istimewa via humas dprd batam

Muryadi juga mengapresiasi kesediaan pimpinan daerah yang turun langsung menemui mahasiswa dan berdialog secara terbuka terkait isu-isu daerah maupun nasional.

Delapan Tuntutan Mahasiswa

Dalam pertemuan itu, Ketua HMI Batam Adriansyah Saputra membacakan delapan poin tuntutan mahasiswa, yaitu:

  1. Mendesak pembatalan kenaikan tunjangan DPR RI.
  2. Mendesak reformasi Polri dan pencopotan Kapolri.
  3. Mengusut tuntas kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas akibat kendaraan taktis milik Polri.
  4. Menghentikan represifitas aparat terhadap massa aksi di seluruh Indonesia.
  5. Membebaskan ratusan peserta aksi yang ditahan di berbagai wilayah.
  6. Meminta Wali Kota Batam selaku Kepala BP Batam mengevaluasi Direktorat Pengamanan (Ditpam) terkait dugaan tindakan represif terhadap mahasiswa.
  7. Menolak Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP).
  8. Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset serta mengimbau pejabat publik tidak melakukan flexing di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sulit.

Selain tuntutan nasional, mahasiswa juga menyoroti persoalan daerah seperti operasional truk-truk besar di Batam yang kerap menyebabkan kecelakaan. Mereka meminta Pemko Batam untuk membatasi jam operasional kendaraan berat tersebut.

Pimpinan Daerah Ajak Mahasiswa Jaga Kondusivitas Batam

Menanggapi aspirasi mahasiswa, Kapolda Kepri dan Wali Kota Batam memberikan apresiasi serta mengajak mahasiswa untuk menjaga iklim yang kondusif di Batam sebagai kota industri dan gerbang investasi nasional.

“Kita semua punya tanggung jawab menjaga Batam agar tetap aman dan kondusif, karena ini rumah kita bersama,” pesan Wali Kota Amsakar Achmad.

Di akhir pertemuan, mahasiswa meminta Kapolda Kepri, Wakil Gubernur Kepri, dan Wali Kota Batam menandatangani berkas tuntutan sebagai bentuk dukungan terhadap aspirasi yang mereka sampaikan. (rls/sya)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Pembangunan Wakaf Rumah Qur’an Batam Berlanjut, BWI Ajak Masyarakat Gotong Royong Wujudkan Pusat Generasi Qur’ani

Pekerja melakukan pengeboran borpile pondasi pembangunan Wakaf Rumah Qur'an (WRQ) Batam di Kota Batam, Kepulauan Riau. Foto - istimewa

Ditresnarkoba Polda Kepri Bongkar Peredaran Sabu di Batam, Dua Tersangka Ditangkap dengan Barang Bukti 233,85 Gram

Dua tersangka kasus peredaran sabu berinisial ID alias I dan SA alias A diamankan Ditresnarkoba Polda Kepri di Batam, Senin (25/5/2026). Foto - Humas Polda Kepri

Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolda Kepri Tegaskan Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin memberikan penghormatan saat memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri, Batam, Senin (1/6/2026). Foto - Humas Polda Kepri

Polda Kepri Gelar Pemotongan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H, Salurkan Bantuan untuk Warga Rempang dan Anak Yatim

Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin menyampaikan sambutan saat kegiatan ramah tamah dan silaturahmi Idul Adha 1447 Hijriah/2026 M di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (27/5/2026). Foto - Humas Polda Kepri