Sabtu, 29 November 2025

KAI Logistik Luncurkan Fitur Jejak Karbon di Invoice Pelanggan, Dorong Green Logistics di Indonesia

Tayang:


Suarasiber.com – Sebagai wujud komitmen terhadap layanan logistik berkelanjutan dan ramah lingkungan, KAI Logistik resmi meluncurkan inovasi terbaru berupa informasi jejak karbon (carbon footprint) yang kini tercantum langsung pada setiap invoice pelanggan. Melalui fitur ini, pelanggan dapat mengetahui jumlah emisi karbon (CO₂) yang dihasilkan dari proses pengiriman barang menggunakan moda kereta api.

Langkah ini menjadi bukti nyata tanggung jawab KAI Logistik dalam mendukung implementasi Green Logistics di Indonesia, sekaligus memperkuat peran BUMN dalam mewujudkan sistem transportasi nasional yang efisien dan berwawasan lingkungan.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Riyanta, menjelaskan bahwa kehadiran fitur tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kesadaran lingkungan di setiap aktivitas bisnis.


“Fitur informasi jejak karbon ini bukan sekadar data, melainkan wujud transparansi dan tanggung jawab kami untuk mendorong perubahan menuju bisnis yang lebih berkelanjutan dan efisien energi,” ujar Riyanta, seperti disampaikannya melalui rilis kepada suarasiber.com, Rabu (22/10/2025).

Pemanfaatan moda kereta api menjadi kunci dalam strategi efisiensi karbon, karena transportasi rel menghasilkan emisi jauh lebih rendah dibandingkan moda darat lainnya. Dengan demikian, setiap kiriman barang melalui kereta api turut berkontribusi langsung dalam mengurangi jejak emisi transportasi dan mendukung upaya nasional menekan dampak perubahan iklim.

Selain mencantumkan data emisi pada invoice, komitmen KAI Logistik terhadap green logistics juga diperkuat melalui penerapan perhitungan emisi GRK tier 3 serta pelaporan emisi sesuai kerangka ISO 14083. KAI Logistik menjadi pionir dalam implementasi sistem ini di sektor logistik berbasis kereta api.

“Langkah strategis ini sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam seluruh lini bisnis,” tambah Riyanta.

Seiring meningkatnya kesadaran terhadap efisiensi energi, minat pelaku industri untuk menggunakan moda kereta api juga terus bertumbuh. Pada Triwulan II 2025, volume angkutan kontainer KAI Logistik meningkat 14 persen dibandingkan triwulan sebelumnya, dan kembali tumbuh 6 persen pada Triwulan III, dengan total volume lebih dari 650 ribu ton.

Secara kumulatif hingga September 2025, total angkutan kontainer mencapai 1,8 juta ton, naik 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1,68 juta ton. Capaian ini menunjukkan peningkatan kepercayaan industri terhadap moda kereta api yang lebih efisien, tepat waktu, dan rendah emisi.

“Kami berharap langkah ini dapat memperkuat kesadaran industri untuk beralih ke transportasi hijau serta mendorong transisi berkelanjutan menuju moda kereta api,” tutup Riyanta.

Sebagai anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Logistik hadir untuk menyediakan layanan distribusi logistik berbasis kereta api dengan konsep end-to-end services. Melalui tiga segmentasi utama — KALOG Express, KALOG Plus, dan KALOG Pro — perusahaan berkomitmen menghadirkan solusi logistik terpadu yang cepat, efisien, dan ramah lingkungan, sesuai dengan semangat tagline “KAI Logistik Ispossible”.

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Dua ASN PPPK Terseret Peredaran Ganja, Satresnarkoba Tanjungpinang Bekuk Tiga Tersangka

Suarasiber.com,(Tanjungpinang) – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tanjungpinang kembali...

Kolaborasi Langka: Billie Eilish dan James Cameron Garap Dokumenter Konser 3D

Suarasiber.com - Billie Eilish pada Juli lalu sempat mengungkap...

Dituding Serobot Lahan,Agusriandi Lawan Balik: Pembelian Sah, Siap Tempuh Jalur Hukum

Agusriandi Agusriandi Lawan Balik: Pembelian Sah, Siap Tempuh Jalur Hukum. Selasa, (25/11/2025). Foto - Istimewa

Ombudsman Kepri Minta Pembangunan Terminal 2 Hang Nadim Dipercepat, PT BIB Mulai Tender Baru

( Batam ) – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan...