Suarasiber.com (Bintan) – Bupati Bintan Roby Kurniawan secara resmi mengukuhkan Ketua dan Pengurus Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Bintan untuk masa bakti 2025–2030, sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Bintan Nomor 362/V/2025. Pengukuhan ini berlangsung pada Kamis (17/06/2025) di Aula Bandar Seri Bentan, dan menjadi tonggak komitmen Pemerintah Daerah dalam menjadikan Bintan sebagai daerah yang layak huni, nyaman, dan sehat bagi seluruh warganya.
Dalam sambutannya, Bupati Roby menekankan pentingnya sinergi antar instansi dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan sembilan tatanan indikator KKS. Ia mengingatkan perangkat daerah yang menjadi koordinator tatanan untuk memahami serta menjalankan perannya secara optimal.
“Saya berharap seluruh Perangkat Daerah benar-benar memahami tugasnya di masing-masing tatanan. Ini tanggung jawab kolektif kita untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bintan,” tegas Roby.
Sementara itu, Hafizha Rahmadhani yang dikukuhkan sebagai Ketua Forum KKS Bintan periode 2025–2030, menyampaikan harapannya agar seluruh pengurus dapat menjaga komunikasi yang baik dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia juga mengajak semua pihak untuk mendukung penuh program-program kesehatan lintas sektor.
“Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh pengurus dan masyarakat. Ini kerja kolektif, bukan individu. Kita semua punya peran penting dalam mencapai target yang telah ditetapkan,” ujar Hafizha.
Forum KKS bersama Pemkab Bintan juga tengah mematangkan berbagai strategi dan program kerja untuk memenuhi seluruh tatanan yang menjadi indikator dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat. Peran aktif Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat dibutuhkan karena indikator tersebut berada di bawah koordinasi lintas sektor.
Sembilan Tatanan Penilaian Kabupaten/Kota Sehat:
- Masyarakat sehat mandiri
- Permukiman dan fasilitas umum
- Satuan pendidikan
- Pasar
- Perkantoran dan perindustrian
- Pariwisata
- Transportasi dan tata tertib lalu lintas jalan
- Perlindungan sosial
- Penjagaan dan penanganan bencana
Dengan kolaborasi yang kuat antar stakeholder, Bintan diharapkan dapat menjadi contoh daerah yang tidak hanya bersih dan sehat secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial dan tangguh dalam menghadapi tantangan. (***/rls)
Editor Yusfreyendi





