BATAM — Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menargetkan 2.650 warga ber‑KTP Batam mengikuti rangkaian 56 pelatihan berbasis kompetensi serta 48 bimbingan teknis (bimtek) dan pengukuran produktivitas sepanjang tahun anggaran 2025. Inisiatif ini adalah bagian dari 15 program prioritas Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Rincian Target dan Kegiatan 2025
- Total Kuota: 2.650 peserta
- 1.478 orang mengikuti pelatihan + sertifikasi.
- 1.172 orang mengikuti bimtek + sertifikasi.
- Lonjakan Peserta Besar:
- Tahun 2024 hanya 1.144 peserta pelatihan & 619 bimtek.
- Kuota 2025 naik lebih dari dua kali lipat demi memperluas akses keterampilan.
- Skema Bertahap:
- 56 jenis pelatihan dan 48 kategori bimtek digelar sesuai kesiapan masing‑masing LPK mitra.
- Evaluasi dan uji sertifikasi dilaksanakan setelah pelatihan selesai.
Alur Pendaftaran
| Jadwal | Kegiatan | Catatan Utama |
|---|---|---|
| 31 Jan–1 Feb 2025 | Pendaftaran pelatihan berbasis kompetensi | Kuota terbatas, seleksi administratif KTP Batam. |
| 3–14 Feb 2025 | Pendaftaran bimtek & pengukuran produktivitas | Prioritas sektor industri padat karya. |
Calon peserta wajib ber‑KTP Kota Batam dan memenuhi persyaratan administrasi Disnaker, termasuk daftar riwayat hidup singkat dan ijazah terakhir.
Dampak dan Komitmen Pemerintah
“Kami fokus menyiapkan angkatan kerja yang siap pakai dan bersertifikasi agar Batam tetap menjadi magnet investasi,” kata perwakilan Disnaker Batam.
Program ini diharapkan memperkecil gap keterampilan, meningkatkan produktivitas industri, dan membuka peluang kerja baru di kawasan ekonomi strategis Batam. (rls/jas)
Editor Yusfreyendi





