Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Sebanyak 28 penyuluh agama Islam dari berbagai kabupaten/kota se-Kepulauan Riau (Kepri) mengikuti Pemilihan Penyuluh Agama Islam Award tingkat Provinsi. Ajang ini digelar di Bintan selama dua hari, pada Kamis (15/5/2025) hingga Jumat (16/5/2025).
Ketua Tim Pembinaan dan Penerangan Agama Islam (Penais) Kanwil Kemenag Kepri, Muhammad Yunus menyampaikan para peserta terdiri dari penyuluh agama Islam berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN. Mereka akan berkompetisi untuk memperebutkan tiket menuju tingkat nasional.
“Sembilan penyuluh dengan kualitas terbaik akan kita pilih untuk melaju ke tingkat nasional,” kata Yunus, dilansir melalui website Kemenag Kepri.
Sembilan kategori telah disiapkan untuk menguji kemampuan dan inovasi para penyuluh. Mulai dari peningkatan literasi Al-Qur’an, pendampingan kelompok rentan, kesehatan masyarakat, pemberdayaan ekonomi umat, pendampingan hukum, pelestarian lingkungan, hingga metode penyuluhan baru, penguatan moderasi beragama, dan semangat anti korupsi.
Adapun proses penilaian dilakukan oleh tiga tim ahli yakni Analis SDM Aparatur Ahli Muda, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ibnu Sina, dan seorang editor film.
Yunus menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wujud apresiasi atas dedikasi para penyuluh agama Islam, yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membangun masyarakat yang harmonis.
“Semoga penghargaan ini dapat memacu semangat para penyuluh untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan mereka kepada masyarakat,” ujar Yunus.
Hasil seleksi tingkat provinsi akan segera diumumkan pada Jumat (16/5/2025). Sembilan peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya diwajibkan melakukan registrasi paling lambat tanggal 26 Mei 2025. Pemilihan tingkat nasional sendiri rencananya akan diadakan di Jakarta, dengan jadwal yang akan diumumkan kemudian. (rls/***)
Editor Yusfreyendi





