Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Relawan Lentera Kasih (Relasi) Rudi-Rafiq menggelar kegiatan dialog publik bertajuk Quo Vadis dengan tema “Pembangunan Kepulauan Riau 5 Tahun ke Depan.” Acara ini berlangsung di Hotel Bintan Plaza, Tanjungpinang, mulai pukul 13.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Relawan Lentera Kasih (Relasi), Sahar Martin Philip Sinurat, Ketua Relasi Rudi-Rafiq Kepulauan Riau Yosroha Sitompul, Moderator Filemon Tambunan, SM, Akademisi Lisken Sirait, S.Sos, M.Pd, Tokoh Agama Kristen Pat Septian Hardinata Sembiring, S.Tn, Tokoh Perempuan Kristen Kepri Ria Ukur Rindu Tondang, SE, M.Ak., serta para relawan Relasi.
Disampaikan,Ketua Relasi Rudi-Rafiq Kepri, Yosroha Sitompul, menekankan pentingnya penampakan persatuan di antara elemen masyarakat Kristen untuk mencapai tujuan bersama.
Yosroha menyampaikan visi Relawan Lentera Kasih ( Relasi )untuk menciptakan kebersamaan yang menghasilkan keadilan, kesejahteraan, dan pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi masyarakat Kristen di Kepri. Ia juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilu 2024 demi memilih pemimpin yang berpihak pada masyarakat.
“Kesejahteraan holistik dapat tercapai jika kita memilih pemimpin yang tepat, yang akan menghasilkan kebijakan yang pro-rakyat di bidang kesejahteraan, pendidikan, dan kesehatan,” ujarnya.
Dalam hal ini, Relasi memberikan langkah-langkah konkret agar pembangunan Kepri lima tahun ke depan lebih menyentuh masyarakat pesisir yang selama ini kurang terjangkau. Menurut Yosroha, pasangan Rudi-Rafiq memiliki komitmen untuk memperhatikan sumber daya manusia (SDM), kesehatan, dan kebutuhan dasar masyarakat di seluruh wilayah Kepri, termasuk Natuna, Anambas, Bintan, dan Tanjungpinang.
Ke depan, Relasi berjanji akan mengawali pemerintahan Rudi-Rafiq dan menjadi mitra strategis dalam memastikan kebijakan yang berkeadilan bagi masyarakat.
“Kami berharap masyarakat Kristen di Kepri membuka mata dan memilih pemimpin dengan rekam jejak yang jelas. Pak Rudi telah membuktikan kinerjanya di Karimun dan Batam, dua daerah yang maju dibandingkan wilayah lainnya,” tambah Yosroha.
Relasi juga menekankan pentingnya memilih pemimpin yang merakyat, memiliki rekam jejak yang baik, dan menjunjung kemajemukan. Rudi-Rafiq dinilai sebagai representasi keberagaman Kepri yang dikenal sebagai “Indonesia mini.”
Ditambahkan Ketua Relasi Kota Tanjungpinang Filemon Tambunan, SM Relawan Kota Tanjungpinang Rudi-Rafiq, berkomitmen mendukung visi pembangunan Kepri yang berkeadilan dan berkelanjutan. Dalam lima tahun ke depan, kami yakin Rudi-Rafiq mampu meningkatkan perekonomian, memperkuat infrastruktur, memajukan pendidikan dan kesehatan, serta memberdayakan generasi muda. Bersama mereka , Kepri akan menjadi provinsi yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.”
“Mari kita pilih pemimpin yang sudah terbukti berprestasi. Dengan pendekatan langsung, melalui media sosial dan komunikasi door-to-door, kami akan terus menyampaikan capaian-capaian Rudi-Rafiq agar masyarakat memilih mereka sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri 2024-2029,” tutupnya.
Dialog ini menjadi bagian dari upaya Relasi untuk menggalang dukungan masyarakat demi kemajuan Kepulauan Riau yang lebih merata dan berkeadilan. (Syaiful).
Editor Yusfreyendi





