Jumat, 5 Juni 2026

Koneksi Bugis dan Melayu di Kepri, Ketua BPW KKSS Kepri: Bak Mata Hitam dan Mata Putih

Tayang:


Suarasiber.com – Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ady Indra Pawennari, kembali mengingatkan sejarah masa lalu tentang hubungan antara Suku Bugis dengan Melayu pada masa kesultanan Riau – Lingga – Johor dan Pahang.

“Pada masa itu, hubungan antara Bugis dengan Melayu cukup baik. Banyak yang mengibaratkan bak mata putih dan mata hitam yang tak dapat dipisahkan,” jata Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari saat membuka Musda VII BPD KKSS Kota Batam di Hotel Golden View, Minggu (29/9/2024).

Menurut Ady, hubungan baik antara Bugis dengan Melayu pada masa itu, diwujudkan dalam bentuk pembagian kekuasaan dalam pemerintahan.


Pihak Bugis diberi kekuasaan sebagai Yang Dipertuan Muda, sedangkan pihak Melayu memegang kekuasaan sebagai Yang Dipertuan Besar atau Sultan.

“Pembagian kekuasaan itu, dimulai dari Opu Daeng Marewah sebagai Yang Dipertuan Muda Riau I, Opu Daeng Cellak sebagai Yang Dipertuan Muda Riau II dan Opu Daeng Kamboja sebagai Yang Dipertuan Muda Riau III. Sedangkan pihak Melayu dimulai dari Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah,” ujarnya.

Ady menambahkan, pada saat Opu Daeng Marewah dilantik sebagai Yang Dipertuan Muda oleh Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Ia mengucapkan sumpah sebagai bukti kesetiannya pada Sultan yang mewakili pihak Melayu. Ia tak ingin ada sesuatu yang mengganggu dan menghambat kekuasaan Sultan.

“Dalam konteks Pilkada, baik itu pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota di Kepri, pilihan warga KKSS tentu akan mempedomani sejarah masa lalu. Bugis dengan Melayu tak boleh dipisahkan. Khusus untuk Batam, Anda pasti sudah tahu dukungan KKSS,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Musda VII KKSS Kota Batam yang dihadiri sekitar 500 orang peserta dan undangan itu, menyepakati Ketua BPC KKSS Kecamatan Bengkong, Andi Tajudin sebagai ketua BPD KKSS Kota Batam mada bakti 2024 – 2029.

Hadir dalam pembukaan Musda tersebut, antara lain Pjs Walikota Batam, Andi Agung, Wakil Walikota Batam Periode 2021 – 2024, Amsakar Ahmad, Danlanud Raja Haji Fisabilillah, Kolonel Pnb Andi Nur Abadi, Danyonmarhan Pangkalan IV Batam, Mayor Mar Andi Arief Mangkubumi, Ketua IKA Unhas Kepri, Ibrahim, anggota DPRD Kepri, Rohani dan anggota DPRD Kotam Batam, Yunus Muda. (*/zainal)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa