Kamis, 4 Juni 2026

Susahnya “Menjolok” Dana Alokasi Khusus, Salah Jolok Ditangkap KPK

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Pemeriksaan Aunir Rafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan pembagian dana perimbangan dari pusat. Untuk Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) daerah tak perlu repot melobi. Karena aturannya sudah ada formulanya. Sedangkan untuk mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) perlu upaya ekstra.

Hal ini disampaikan anggota DPRD Provinsi Kepri Rudi Chua menjawab suarasiber.com, kemarin. “Harus ada upaya ekstra.”

Penelusuran suarasiber.com melalui berbagai sumber, DAK ini meski ada dasar penghitungannya. Namun, karena dikeluarkan melalui kebijakan atau diskresi antara pemerintah (Kemenkeu), dan DPR (banggar). Rawan.


Diskresi inilah yang menyebabkan sejumlah oknum di DPR RI dan oknum pejabat di daerah tersangkut pidana oleh KPK.

Sumber suarasiber.com di DPRD Kepri, mengatakan ada broker (perantara lobi) antara oknum pejabat Pemda dengan oknum pejabat Kemenkeu dan oknum di DPR RI yang mampu mengendalikan dana DAK.

“Ini pengalaman sendiri ya, harus diakui broker itu memang hebat. Masalahnya, mereka minta fee atau komisi dengan nilai tertentu di depan. Ini kan kacau,” jelasnya.

Terbukti, imbuhnya, ketika permintaan fee itu tidak dilayani, proyek yang diminta Pemda melalui DAK memang tidak jadi turun. “Lebih baik seperti itu (tak dapat proyek dari DAK daripada ditangkap KPK,” sebutnya sambil tersenyum. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Bupati Bintan Sambut Wamen BKKBN, Perkuat Program Lansia Produktif dan Percepatan Penurunan Stunting

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, didampingi Bupati Bintan Roby Kurniawan, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, dan Ketua TP PKK Kabupaten Bintan berdialog dengan peserta Sekolah Lansia dalam kegiatan penguatan ketahanan keluarga dan pencegahan stunting di Rumah Bahagia, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan,Senin (25/5/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Potong Potong, Pusat Pemotongan Akrilik, PVC, ACP dan Material Nonmetal Lainnya di Tanjungpinang

Suarasiber.com - Mengusung tagline Potong Apa Saja Sesukamu Asalkan...

Polda Kepri Ungkap Kasus Perambahan 294 Hektare Hutan Konservasi di Taman Buru Rempang Batam

Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol. Silvester Mangombo Marusaha Simamora bersama Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penguasaan ilegal 294 hektare lahan konservasi di kawasan Hutan Taman Buru Rempang, Batam, Jumat (6/3/2026). Foto - Humas Polda Kepri

HUT ke-76 Satpol PP, Personel Kepri Gelar Bakti Sosial hingga Bersihkan Taman Gurindam 12

Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)...