Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Sedih di Panti Asuhan Nur Arrohman, Mau Masak Beras Tak Ada Uang Pun Tiada

Tayang:


Suarasiber.com – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Untung maupun malang sering datang tiba-tiba dan tanpa disangka-sangka.

Tak ada seorang pun manusia yang menghendaki kemalangan. Tapi, semua itu adalah rahasia Allah yang sudah tertulis di lauhul mahfudz.

Begitulah gambaran kehidupan penghuni Panti Asuhan Nur Arrohman yang terletak kilometer 14 arah Tanjunguban.


Susah dan sedih adalah makanan sehari-hari bagi mereka. Terkadang mau masak nasi, tapi beras tak punya. Uang pun tiada.

“Jujur, susah dan sedih sudah biasa bagi kami. Kadang mau masak nasi, tapi beras tak punya.

Untung ada hamba Allah yang tak pernah mengeluh membantu kami pada saat-saat darurat tak punya beras,” kata Muhammad Ramli, pimpinan Panti Asuhan Nur Arrohman, Rabu (7/2/2024).

Hal itu diceritakan Ramli usai menerima bantuan bahan makanan, berupa beras, telur, gula pasir, minyak goreng, mie instan, teh celup dan jajanan anak-anak dari pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Bantuan bahan makanan pengurus PWI Kepri dalam rangka menyambut peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024 yang jatuh pada tanggal 9 Februari itu, diserahkan langsung oleh Sekretaris dan Bendahara PWI Kepri, Amril dan Ady Indra Pawennari didampingi Ketua Panitia HPN PWI Kepri, Henky Mohari dan pengurus lainnya.

“Kami tak punya donatur tetap. Kami juga tak pernah keluar meminta-minta atau mengajukan proposal ke pihak-pihak tertentu.

Kami hanya mengandalkan donasi dan bantuan tak mengikat dari hambah-hambah Allah yang terpanggil hati nuraninya,” beber Ramli yang sudah 2 tahun memimpin panti asuhan itu.

Satu hal yang sangat menyentuh dari cerita Ramli, adalah kisah dua orang gadis remaja anak asuhnya yang sekolah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang.

Karena tak kuat dengan biaya pakaian seragam sekolah dan biaya lainnya, Ramli memindahkan kedua anak asuhnya itu ke sekolah yang memberikan fasilitas biaya pendidikan gratis.

“Alhamdulillah, kedua anak kami yang kembar ini sudah diterima di sekolah yang memberinya fasilitas biaya gratis.

Tapi, sampai saat ini surat pindahnya masih ditahan pihak sekolah MAN Tanjungpinang.

Karena ada tunggakan biaya seragam sekolah yang belum dibayar sebesar Rp1,8 juta per orang,” jelas Ramli terbata-bata.

Berbagai cara dan upaya terus dilakukan Ramli demi kelangsungan pendidikan kedua anak asuhnya.

Termasuk, meminta dispensasi atau keringanan pembayaran yang totalnya mencapai Rp3,6 juta. Tapi, semuanya tak digubris pihak sekolah.

“Jangankan melunasinya, membayar separuh saja kami tak mampu. Makanya, kami minta keringanan.

Kalau bisa, kami cicil dulu, supaya anak-anak kami ini dapat surat pindah,” harapnya.

Mendengar penuturan Ramli itu, Bendahara PWI Kepri, Ady Indra Pawennari secara spontanitas langsung mencabut dompetnya.

Dan menyanggupi melunasi tagihan uang pakaian seragam di MAN Tanjungpinang untuk satu orang anak panti asuhan tersebut.

“Maaf, Pak, saya bantu lunasi tagihannya untuk satu orang ya. Sisanya, mudah-mudahan ada hamba Allah yang tergerak hatinya untuk membantu menyelesaikan masalah ini,” ujar Ady.

Pembaca yang budiman, melalui tulisan ini, kami mencoba mengajak kita semua yang memiliki kemampuan keuangan yang berlebih, kiranya dapat berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan melalui transfer antar bank ke rekening nomor : 5567 0101 4694 539 BRI Tanjungpinang atas nama Panti Asuhan Nur Ar Rohman.

Bagi yang ingin berbagi rasa dan berkunjung langsung ke Panti Asuhan Nur Arrohman, dapat menghubungi pimpinan Panti Asuhan, Muhammad Ramli pada nomor handphone atau whatsapp 0821-8795-2854. (***/zainal)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa