Kamis, 4 Juni 2026

Dekra Fest Kepri 2023 Segera Digelar, Acaranya Banyak Banget, Datang Yuk

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber.com) – Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan menggelar event Dekra Fest tahun 2023 dengan tema “Kemilau Wastra”.

Event ini bertujuan untuk menampilkan berbagai macam otentik kekayaan alam dan karakter khas daerah 7 kabupaten kota dari Provinsi Kepri yang dapat diekspresikan ke dalam wastra.

Wastra menjadi sumber inspirasi dan basis ekonomi bagi UMKM provinsi Kepri dalam menjawab tantangan pasar lokal hingga internasional.


Event ini akan dilaksanakan pada tanggal 2-4 November 2023 di Gedung Daerah Tanjungpinang. Kegiatannya meliputi bazaar kriya dan wastra dari Dekranasda 7 kabupaten/kota, bazaar organisasi wanita dan UMKM, bazaar wirausaha baru, bazaar kuliner dengan tajuk Singgah Jamah, penampilan seni dari Musika Nusantara, pemusik jalanan, sanggar seni tari Kota Tanjungpinang, fashion show dari designer kondang Provinsi Kepri dan launching wastra Kepri “Kumalayoe”.

Pada malam puncak, acara ini akan dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad serta FKPD dan Kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Kepri serta masyarakat umum yang diajak bersama untuk menikmati dan menyaksikan launching wastra Kepri “Kumalayoe” dan rangkaian acara menarik lainnya.

“Dekra Fest ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antara para pelaku UMKM, organisasi wanita, pemerintah, dan masyarakat,” ujar Ketua Dekranasda Provinsi Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar di Tanjungpinang, Rabu (01/11).

Target dari event ini adalah menyebarluaskan semangat dan bangga menggunakan wastra lokal khususnya wastra Kepri “Kumalayoe” yang akan diluncurkan pada malam puncak acara tanggal 4 November 2023. Wastra Kepri “Kumalayoe” merupakan hasil karya kolaborasi antara designer kondang Provinsi Kepri dengan para pengrajin wastra lokal yang menggabungkan kekayaan kearifan lokal sebagai karakter masing-masing daerah.

“Diharapkan event ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat Kepri melalui sektor kreatif berbasis wastra,” kata Dewi lagi.

Untuk Kepri sendiri, produk unggulan yang akan dipamerkan di ajang ini antara lain tudung manto dari Lingga, tikar serasan dari Natuna, batik gong-gong, tenun songket, kain pelangi, dan masih banyak lagi lainnya. Produk-produk ini menunjukkan keindahan dan keunikan wastra Kepri yang layak untuk diapresiasi dan dikonsumsi oleh masyarakat luas. (jlu)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Pot Bunga dan Bak Mandi Semen Tanjungpinang Makin Diburu, Berawal dari Belajar YouTube Kini Jadi Sumber Penghasilan

Pot bunga hias minimalis menghiasi pekarangan rumah modern, memberikan sentuhan estetika sekaligus mempercantik lanskap hunian,Selasa(2/6/2026). Foto - Istimewa

Wali Kota Lis Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Seberat 1,04 Ton di Tanjungpinang

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama tokoh agama dan masyarakat menyaksikan penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden RI seberat 1,04 ton di Masjid At-Taubah, Tanjungpinang, Rabu (27/5/2026). Foto - Diskominfo Tanjungpinang

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri