Jumat, 5 Juni 2026

Menyesal Jadi Transgender Pria, Gadis Remaja di AS Gugat RS yang Angkat Payudaranya

Tayang:


Suarasiber.com – Kayla Lovdahl, remaja asal California, Amerika Serikat ini sungguh menyesal. Ia menyesali telah menjadi transgender pria.

Kayla sendiri lahir sebagai seorang perempuan. Kekecewaannya pun dilampisakan dengan menggugat sebuah rumah sakit yang sudah mengoperasi dan mengangkat payudaranya.

Melansir NY Post via Wolipop, gadis yang kini berusia 18 tahun menyesali apa yang dialaminya di usia yang sangat muda.


Rumah sakit digugat karena dianggapnya telah menyetujui untuk melakukan operasi pengangkatan payudara.

Diceritakan, pada usia 11, Kayla Lovdahl meyakini bahwa dia lahir di tubuh yang salah dan lebih ingin menjadi pria. Apalagi setelah ia mengenal LGBT. Karena hal itulah kemudian orang tuanya mendatangi rumah sakit Kaiser Foundation Hospitals.

“Mereka pada dasarnya menyerahkan resep dokter, dan membiarkan emosinya yang naif, emosional, kekanak-kanakan, rollercoaster untuk diikuti yang disebut mereka sebagai perawatan,” dalam surat pengadilan pada 14 Juni, seperti dikutip dari NY Post.

Orang tua Kayla menyetujui putrinya menggunakan obat penghambat hormon dan testosteron tanpa evaluasi psikologis yang tepat. Bahkan di usia 13 tahun, payudara Kayla akhirnya diangkat.

“Lebih baik memiliki anak laki-laki yang hidup daripada anak perempuan yang sudah mati,” kata pihak dokter kala itu kepada keluarga Kayla.

Perubahan terjadi di usia 17 tahun, Kayla melakukan detransisi atau kembali ke gender awalnya sebagai perempuan. Dan di fase ini ia keputusannya transgender saat remaja adalah sebuah kesalahan. Ia menilai para dokter juga lalai.

Kayla menuntut ganti rugi yang mengklaim bahwa prosedur tersebut meninggalkannya dengan luka fisik dan emosional yang dalam serta penyesalan yang mendalam. (***)

Editor Ady Indra P

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI

Veda Ega Pratama Start dari Posisi 20, Finis Gemilang di Peringkat 8 Moto3 Catalunya

Suarasiber.com - Pembalap Indonesia yang membela Honda Team Asia,...

Veda Ega Pratama Masih Kesulitan di FP1 Moto3 Catalunya 2026, Hakim Danish Tampil Tercepat

Suarasiber.com - Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, masih...