Sabtu, 29 November 2025

Kemenag Siapkan 1.000 Beasiswa Non-Gelar untuk Guru Agama, Infonya di Sini

Tayang:


Suarasiber.com – Kementerian Agama membuka pendaftaran beasiswa non-gelar bagi guru agama dan pengawas pendidikan agama. Disiapkan 1.000 kuota beasiswa untuk tahun 2022.

Kesempatan mendapatkan beasiswa ini juga diberikan kepada pengembang teknologi pembelajaran dan pegawai Kementerian Agama. Beasiswa ini merupakan bagian program Beasiswa Indonesia Bangkit.

“Program ini bertujuan memberikan penguatan penguasaan teknologi bagi para penerima beasiswa untuk merancang dan mengembangkan pembelajaran modern,” tutur Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie di Jakarta, Selasa (11/10/2022), melansir keterangan resminya, Kamis (13/10/2022).


Ada dua indikator capaian pembelajaran yang diharapkan dari program ini. Pertama, peserta program memiliki pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan memanfaatkan kerangka kerja TPACK (Technology, Pedagogy, and Content Knowledge) untuk merancang dan mengembangkan model pembelajaran modern abad 21.

Kedua, peserta program memiliki kompetensi ketrampilan literasi teknologi dan sertifikasi penguasaan teknologi pendidikan untuk merancang dan menerapkan pembelajaran modern abad 21.

Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) Amrullah menambahkan, program perkuliahan ini akan berlangsung selama 12 minggu atau tiga bulan. Biaya SPP serta Sertifikasi L1 dan L2 ditanggung oleh Program Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama.

Peserta berhak atas beasiswa berupa biaya hidup sebesar Rp1,4 juta dan bantuan kuota internet Rp150 ribu. Peserta dievaluasi, yang gagal memenuhi minimal 70 % maka beasiswa akan dihentikan dan diberikan sanksi administratif.

Dia mengatakan, program beasiswa Non-Gelar ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pradita University. Mekanismenya melalui belajar mandiri dan daring. Adapun kurikulumnya terdiri atas:

  1. Pelatihan Digital dan Growth Mindset dan Digital Education Soft Skill (4 minggu),
  2. Moderasi Beragama (1 minggu),
  3. Pelatihan Dasar Google Workspace for Education dan Kerangka TPACK (2 minggu)
  4. Pelatihan Lanjutan Google Workspace for Education (1 minggu)
  5. Lokakarya Merancang Materi Ajar Digital (1 minggu)
  6. Pengayaan Materi Ajar menggunakan Inovasi Kreatif Digital (1 minggu)
  7. Persiapan dan Latihan Sertifikasi Google Educator L1 (1 minggu)
  8. Persiapan dan Latihan Sertifikasi Google Educator L2 (1 minggu)

Pendaftaran beasiswa dibuka secara online 10 – 21 Oktober 2022 melalui https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id/login.

Kemudian Seleksi Administrasi dan Asesmen dilakukan 22 – 24 Oktober 2022, dan diumumkan hasilnya pada 25 Oktober 2022. Sementara perkuliahan dilakukan 7 November 2022 – 28 Januari 2023.

Bagaimana, Anda tertarik? (zainal)

Editor Nurali Mahmudi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Menag: Indonesia Siap Tampung 3.000 Anak Palestina untuk Lanjutkan Pendidikan

Suarasiber.com (Jakarta) - Presiden Prabowo Subianto berencana mengundang anak-anak...

Kemenag Pastikan Seluruh Santri Akan Dapat Program Makan Bergizi Gratis

**Suarasiber.com (Jakarta) - ** Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo...

KJK Resmi Bentuk LBH, Siap Berikan Pendampingan Hukum Gratis bagi Wartawan dan Masyarakat Kepri

Suarasiber.com (Tanjungpinang) — Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) resmi membentuk...

Paguyuban Lender DSI Gelar Pertemuan Penting Bahas Penyelesaian Dana Tertahan, Total Laporan Capai Rp 900 Miliar

Suarasiber.com (Jakarta) — Paguyuban Lender Dana Syariah Indonesia (DSI)...